UMSBUMSB

Menara MedikaMenara Medika

Latar Belakang: Analisis pola cedera penting untuk mencegah penurunan produktivitas dan kualitas hidup. Setiap tahun, ribuan nyawa melayang akibat kecelakaan kendaraan bermotor. Data HDSS Sleman 2021 digunakan dalam studi ini untuk mendukung pengembangan ilmiah di bidang kesehatan. HDSS bertujuan membangun situs surveilans, menghasilkan data berkualitas, dan mendukung pelayanan masyarakat yang berbasis bukti. Masalah: Terdapat banyak kasus kecelakaan lalu lintas berdasarkan data HDSS Sleman tahun 2021 sehingga penting untuk menganalisis pola cedera yang terjadi. Tujuan: Penelitian akan dilakukan untuk menentukan . Metode: Studi observasional deskriptif menggunakan metode cross-sectional. Hasil: Total sampel studi ini adalah 302 orang. Dominasi jenis kelamin pada kasus kecelakaan kendaraan bermotor adalah pada laki-laki (62%). Mayoritas ditemukan pada rentang usia 25-64 tahun (55%). Dari 302 sampel, prevalensi tertinggi lokasi cedera pada tubuh korban adalah ekstremitas bawah dan yang terendah adalah perut/organ internal. Prevalensi tertinggi jenis cedera adalah memar dan yang terendah adalah putus anggota tubuh, gegar otak, dan luka bakar.

Cedera paling umum terjadi pada ekstremitas bawah, dialami oleh 208 individu (69%), dengan memar sebagai tipe cedera yang dominan.Memar adalah tipe cedera paling umum, dialami oleh 257 individu (85%).Dari analisis Chi-Square yang dilakukan terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara cedera dada dengan jenis kelamin yang memiliki nilai p-value sebesar 0,008.Terdapat juga korelasi yang signifikan secara statistik antara keseleo dan jenis kelamin yang memiliki nilai p sebesar 0,012, cedera mata dan jenis kelamin yang memiliki nilai p sebesar 0,028.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pola cedera pada kecelakaan kendaraan bermotor di Sleman. Selain itu, studi komparatif antara data HDSS Sleman dengan data dari wilayah lain dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang pola cedera dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan strategi pencegahan cedera yang efektif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis kelamin, usia, dan lokasi cedera. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya mengurangi dampak kecelakaan kendaraan bermotor terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Read online
File size239.13 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test