UMJ PremiumUMJ Premium
KonstruksiaKonstruksiaErupsi Gunung Merapi tahun 2010 merupakan letusan terbesar dengan membawa volume material mencapai 150 juta m3 yang tersebar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Karakteristik sedimen dari material vulkanik tersebut dapat mempengaruhi kapasitas infiltrasi tanah yang menentukan besarnya limpasan permukaan (surface run off), sehingga perlu adanya penelitian untuk mengetahui karakteristik sedimen tersebut dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sedimen yaitu nilai kadar air tanah, nilai kepadatan tanah lapangan dan nilai kapasitas infiltrasi tanah serta volume total air infiltrasi di kawasan rawan bencana (KRB) DAS Pabelan. Pada penelitian ini pemeriksaan kepadatan tanah lapangan menggunakan alat kerucut pasir (sand cone) dan untuk pengambilan sampel tanah menggunakan silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 30 cm. Untuk pengukuran laju infiltrasi menggunakan double ring infiltrometer dengan ukuran diameter ring 55 cm dan 30 cm, dengan tinggi 27 cm. Titik-titik pengujian terbagi menjadi tiga lokasi yaitu KRB I, KRB II, dan KRB III, dalam satu titik dilakukan dua kali pengujian untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama empat hari dan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama yaitu pemeriksaan kepadatan tanah lapangan, pengambilan sampel tanah dan pengukuran laju infiltrasi yang dilakukan di lapangan. Tahap kedua yaitu pengujian kadar air tanah yang dilakukan di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar air tanah pada lokasi KRB I sebesar 52,37 %, lokasi KRB II sebesar 28,05 % dan lokasi KRB III sebesar 36,49 %. Nilai kepadatan tanah lapangan pada lokasi KRB I sebesar 11,05 KN/m3, lokasi KRB II sebesar 9,70 KN/m3 dan lokasi KRB III sebesar 8,45 KN/m3. Nilai kapasitas infiltrasi pada lokasi KRB I sebesar 7,285 cm/jam, lokasi KRB II sebesar 7,859 cm/jam dan lokasi KRB III sebesar 26,227 cm/jam. Volume total air infiltrasi seluas area 1 m2 pada lokasi KRB I sebesar 0,08369 m3, lokasi KRB II sebesar 0,0966 m3 dan lokasi KRB III sebesar 0,28573 m3.
Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa pada lokasi KRB I, KRB II dan KRB III, bahwa lokasi KRB III memiliki nilai kapasitas infiltrasi dan volume total air infiltrasi yang paling besar dibandingkan lokasi KRB I dan KRB II.Hal ini karena lokasi III memiliki nilai kepadatan tanah lapangan yang paling rendah.Pada lokasi KRB I, KRB II dan KRB III, bahwa lokasi KRB I memiliki nilai kapasitas infiltrasi dan volume total air infiltrasi yang paling kecil, hal ini karena lokasi KRB I memiliki nilai kepadatan tanah dan kadar air tanah yang paling tinggi, sehingga laju infiltrasinya menjadi semakin lambat.Jadi, dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat diperkirakan apabila terjadi hujan, maka limpasan permukaan yang paling besar kemungkinan terjadi pada lokasi KRB I, karena pada lokasi ini memiliki nilai kapasitas infiltrasi dan volume total air infiltrasi yang paling kecil.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:. . Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh jenis vegetasi penutup tanah terhadap laju infiltrasi dan erosi di kawasan KRB. Hal ini penting karena vegetasi berperan dalam menstabilkan tanah dan mengurangi limpasan permukaan. Dengan memahami hubungan antara jenis vegetasi dan karakteristik hidrologi tanah, strategi pengelolaan lahan yang lebih efektif dapat dirumuskan untuk mengurangi risiko bencana banjir dan tanah longsor.. . Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pemodelan spasial laju infiltrasi menggunakan data penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG). Pemodelan ini dapat membantu dalam mengidentifikasi area-area yang rentan terhadap banjir dan tanah longsor berdasarkan karakteristik tanah dan topografi. Selain itu, pemodelan spasial juga dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi mitigasi bencana, seperti pembangunan struktur penahan tanah dan reboisasi.. . Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai teknik konservasi tanah dalam meningkatkan laju infiltrasi dan mengurangi erosi di kawasan KRB. Beberapa teknik konservasi tanah yang dapat diuji antara lain pembuatan terasering, penanaman tanaman penutup tanah, dan penggunaan mulsa organik. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang berguna bagi petani dan pemerintah daerah dalam memilih teknik konservasi tanah yang paling sesuai dengan kondisi lahan dan iklim setempat.
| File size | 388.04 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Papercrete terbuat dari kertas koran bekas diolah menjadi bubur kertas dicampurkan dengan bahan portland cement (PC), pasir dan air. Penelitian ini menggunakanPapercrete terbuat dari kertas koran bekas diolah menjadi bubur kertas dicampurkan dengan bahan portland cement (PC), pasir dan air. Penelitian ini menggunakan
UM SURABAYAUM SURABAYA Respon risiko yang dianalisis berdasarkan hasil teori threshold of risk levels dan hasil wawancara terdapat perbedaan. Presentase kesamaan respon risikoRespon risiko yang dianalisis berdasarkan hasil teori threshold of risk levels dan hasil wawancara terdapat perbedaan. Presentase kesamaan respon risiko
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan tim dosen Universitas Putra Indonesia “YPTK Padang yang bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa sekolahKegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan tim dosen Universitas Putra Indonesia “YPTK Padang yang bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa sekolah
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan, mengetahui persentase kerusakan serta mengetahui nilai indeks kondisi permukaan perkerasanPenelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan, mengetahui persentase kerusakan serta mengetahui nilai indeks kondisi permukaan perkerasan
UMJ PremiumUMJ Premium Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa daya dukung ultimit terbesar berdasarkan pengujian SPT diperoleh melalui metode Meyerhof, diikuti oleh metodePenelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa daya dukung ultimit terbesar berdasarkan pengujian SPT diperoleh melalui metode Meyerhof, diikuti oleh metode
UMJ PremiumUMJ Premium 2) Standart Kontrak FIDIC pelaksanaan Konstruksi (Red_book) dan Standart Kontrak FIDIC Proyek EPC/Turnkey (Silver_book) berdasarkan sudut pandang dari2) Standart Kontrak FIDIC pelaksanaan Konstruksi (Red_book) dan Standart Kontrak FIDIC Proyek EPC/Turnkey (Silver_book) berdasarkan sudut pandang dari
UMJ PremiumUMJ Premium Beban yang diaplikasikan adalah two point loads dengan nilai pembebanan yang sama pada setiap model. Keseluruhan analisa untuk mendapatkan nilai daktilitasBeban yang diaplikasikan adalah two point loads dengan nilai pembebanan yang sama pada setiap model. Keseluruhan analisa untuk mendapatkan nilai daktilitas
UNTAG SMDUNTAG SMD Pengelolaan keuangan pengusaha atau petani budidaya sarang burung walet masih dikelola secara tradisional, sehingga butuh pembinaan dan pelatihan tentangPengelolaan keuangan pengusaha atau petani budidaya sarang burung walet masih dikelola secara tradisional, sehingga butuh pembinaan dan pelatihan tentang
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Mengingat apartemen tersebut akan membawa dampak terhadap lalu lintas warga yang akan keluar masuknya apartemen. Kajian analisa dampak lalu lintas merupakanMengingat apartemen tersebut akan membawa dampak terhadap lalu lintas warga yang akan keluar masuknya apartemen. Kajian analisa dampak lalu lintas merupakan
UM SURABAYAUM SURABAYA Consol SG adalah bahan tambah admixtures atau additive merupakan produk plasticizer beton cair dan agen pereduksi air yang tinggi dengan mengatur efekConsol SG adalah bahan tambah admixtures atau additive merupakan produk plasticizer beton cair dan agen pereduksi air yang tinggi dengan mengatur efek
UNISMUHUNISMUH Akuisisi kosa kata yang efektif sangat penting untuk interaksi bermakna dan pemahaman dalam pembelajaran bahasa, tetapi metode tradisional seperti hafalanAkuisisi kosa kata yang efektif sangat penting untuk interaksi bermakna dan pemahaman dalam pembelajaran bahasa, tetapi metode tradisional seperti hafalan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Selama penyampaian materi sosialisasi terlihat peserta atau masyarakat sangat antusias dalam mendengarkan materi tersebut. diharapkan dengan dilakukannyaSelama penyampaian materi sosialisasi terlihat peserta atau masyarakat sangat antusias dalam mendengarkan materi tersebut. diharapkan dengan dilakukannya