UM SURABAYAUM SURABAYA

AGREGATAGREGAT

Penelitian ini menganalisis kinerja lalu lintas pada ruas Jalan Ir. H. Juanda dan memberikan rekomendasi jika kinerja tidak memenuhi standar PKJI 2023. Penelitian ini dilakukan pada Jalan Ir. H. Juanda karena kinerja ruas jalan tersebut seringkali padat maka digunakan software PTV VISSIM untuk mensimulasikan kondisi terkini 2025 dan 10 tahun mendatang 2035. Dilakukan survei lalu lintas selama 3 hari di jam 07.00-08.00 WITA, 12.00-13.00 WITA, dan 17.00-18.00 WITA, dengan interval waktu 15 menit selama satu jam pada hari senin, jumat, dan sabtu. Data yang dikumpulkan berupa jumlah kendaraan dengan satuan kend/jam dan data geometrik dengan posisi surveyor masing – masing 1 orang pada jalur kanan dan kiri, panjang pengamatan yaitu 200 meter. Survei lalu lintas pada 26 Februari 2025 menunjukkan jumlah kendaraan puncak 4940.8 smp/jam dengan kapasitas jalan 6392 smp/jam dan tingkat kejenuhan 0.77, yang menunjukkan tingkat pelayanan C. Proyeksi 10 tahun mendatang menunjukkan penurunan tingkat pelayanan ke F dengan tingkat kejenuhan 1.18 jika kapasitas jalan tidak ditingkatkan. Rekomendasi peningkatan kapasitas mencakup perubahan tipe jalan dari 4/2 T menjadi 5/2 TT, penambahan jumlah lajur hingga 3 lajur pada arah simpang 4 dan 2 lajur pada arah flyover, serta pengurangan lebar bahu menjadi 0,5 meter.

Penelitian menunjukkan bahwa volume puncak lalu lintas pada tahun 2025 mencapai 4940,8 smp/jam dengan tingkat kejenuhan 0,77 dan tingkat pelayanan LOS C, yang berarti arus masih stabil meskipun hambatan mulai meningkat.Proyeksi 10 tahun mendatang memperlihatkan penurunan kinerja yang signifikan jika kapasitas jalan tidak ditingkatkan, dengan tingkat kejenuhan diperkirakan mencapai 1,18 (LOS F), kondisi di mana arus lalu lintas terhambat, kecepatan rendah, dan antrian panjang sering terjadi.Untuk menjaga agar tingkat pelayanan tidak menurun, kapasitas jalan perlu ditingkatkan menjadi 9211,31 smp/jam sehingga tingkat kejenuhan dapat ditekan menjadi 0,79 (LOS D).

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak perubahan perilaku pengguna jalan, seperti peningkatan penggunaan transportasi publik atau sepeda, terhadap kinerja ruas Jalan Ir. H. Juanda. Kedua, studi yang lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi manajemen lalu lintas, seperti pengaturan waktu lampu lalu lintas adaptif atau penerapan sistem informasi lalu lintas real-time, perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kapasitas jalan yang ada. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis biaya-manfaat dari berbagai opsi peningkatan kapasitas jalan, termasuk pembangunan jalan layang atau terowongan, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk perencanaan transportasi yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kota Samarinda.

Read online
File size768.81 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test