UM SURABAYAUM SURABAYA

AGREGATAGREGAT

Saat ini, Beton ringan (lightweight concrete) untuk panel dinding banyak diminati oleh masyarakat untuk pekerjaan konstruksi bangunan karena ringan, pemasangannya lebih cepat dan lebih rapi. Pemakaian material bahan pengisi beton ringan berpengaruh pada performancenya. Bambu mempunyai kekuatan tarik yang tinggi, sehingga dapat digunakan sebagai bahan alternative tulangan beton pengganti besi tulangan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari material bangunan alternatif yang lebih murah, mudah didapat, dan ramah lingkungan. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium untuk membuat campuran beton ringan yang menggunakan agregat kasar dari batu apung (pumice stone) 20% terhadap berat agregat kasar untuk mengurangi berat volume agar beban struktur lebih ringan dan memberi perkuatan dengan menambah anyaman bamboo, yang sebelum digunakan dilapisi pasta semen dengan komposisi semen dan air 1:1 yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatannya. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder ukuran 12 x 30 cm sejumlah 18 buah silinder untuk uji Kuat Tekan dan uji Kuat Tarik belah pada umur 28 hari dan panil ukuran 8 x 20 x 60 cm sejumlah 6 buah untuk uji Kuat Lentur pada umur 28 hari. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan ditambahkan anyaman bambu, untuk uji berat volume hasilnya 1461,49 kg/m3 lebih berat 11,14% dibandingkan dengan yang tanpa anyaman bambu. Sedangkan uji Kuat Tekan hasilnya 21 MPa mengalami kenaikan 35,71% dibandingkan yang tanpa anyaman bambu, untuk uji Kuat Tarik Belah hasilnya 2,41MPa mengalami kenaikan 31,37% dibandingkan yang tanpa anyaman bambu. Pada uji Kuat Lentur hasilnya 3,83MPa mengalami kenaikan 7,63% dibandingkan benda uji Panil yang tanpa anyaman bamboo. Dengan demikian, maka dapat direkomendasikan bahwa beton ringan dengan anyaman bamboo dapat digunakan untuk panil dinding.

Dari hasil penelitian Uji Kuat Tekan, Kuat Tarik, dan Kuat Lentur dengan menggunakan anyaman bamboo mengalami kenaikan secara signifikan, sedangkan berat volumenya juga mengalami kenaikan bila dibandingkan yang tanpa anyaman bambu.Sehingga dapat direkomendasikan bahwa anyaman bamboo dapat digunakan untuk panel beton ringan.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi daya tahan jangka panjang panel beton ringan beranyaman bambu di lingkungan dengan variasi iklim, seperti kelembaban tinggi atau suhu ekstrim, untuk menilai perubahan sifat mekanik dan degradasi material; selanjutnya, studi dapat memvariasikan pola anyaman dan kepadatan bambu sebagai tulangan guna menentukan konfigurasi optimal yang memberikan kekuatan tekan, tarik, dan lentur tertinggi sambil mempertahankan berat ringan; terakhir, eksplorasi penggunaan serat alam lain atau kombinasi serat bambu dengan bahan penguat tambahan dapat diinvestigasi untuk meningkatkan performa struktural sekaligus menurunkan biaya dan dampak lingkungan, sehingga menghasilkan solusi konstruksi yang lebih berkelanjutan.

  1. Anyaman Bambu Sebagai Tulangan Panel Beton Pracetak | Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia. anyaman bambu... doi.org/10.32315/jlbi.6.2.130Anyaman Bambu Sebagai Tulangan Panel Beton Pracetak Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia anyaman bambu doi 10 32315 jlbi 6 2 130
Read online
File size775.68 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test