UM SURABAYAUM SURABAYA
AGREGATAGREGATGalangan kapal mempunyai fungsi utama sebagai tempat untuk membuat, merawat, dan memperbaiki kapal. Karena itu, Industri galangan kapal adalah sektor dengan karakteristik aktivitas kerja berat dan risiko kecelakaan kerja tinggi. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan penelitian tentang keselamatan dan kesehatan kerja yang ada di industri galangan kapal PT. X, dimana penelitian ini menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) dengan skala kriteria untuk menganalisis data hasil observasi risiko secara langsung pada setiap tahapan pembuatan kapal maupun perbaikan kapal. Penelitian mengungkapkan bahwa di PT. X terdapat beberapa pekerjaan dengan kemungkinan potensi risiko. Jumlah tersebut terdiri dari 42 bahaya dengan risiko rendah, 23 bahaya dengan risiko sedang, dan 3 bahaya dengan risiko tinggi. Penelitian mengungkapkan bahwa di PT. X terdapat beberapa pekerjaan dengan potensi risiko. Ini terdiri dari 42 bahaya dengan risiko rendah, 23 bahaya dengan risiko sedang, dan 3 bahaya dengan risiko tinggi. Hasilnya mengindikasikan bahwa keberadaan 26 risiko signifikan (Sedang dan Tinggi) memerlukan intervensi mendesak, menyoroti kelemahan kritis dalam sistem K3 saat ini. Oleh karena itu, fokus bergeser dari menilai kondisi cukup baik menjadi mengidentifikasi area kritis untuk perbaikan struktural segera. Salah satu rekomendasi yang dapat diimplementasikan adalah mengembangkan lembar kerja HIRARC untuk mengendalikan risiko yang teridentifikasi.
Terdapat 68 potensi risiko yang teridentifikasi, terdiri dari 42 risiko rendah, 23 risiko sedang, dan 3 risiko tinggi.Keberadaan 26 risiko signifikan (Sedang dan Tinggi) menunjukkan adanya kelemahan kritis dalam sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT.Oleh karena itu, kondisi keselamatan kerja tidak dapat dikategorikan sebagai cukup baik, melainkan sebagai identifikasi area krusial yang harus difokuskan pada perbaikan sistem untuk mencegah kecelakaan fatal dan meminimalkan kerugian.Beberapa pengendalian risiko yang dapat berguna dalam mengurangi tingkat resiko yang terdapat pada proses kerja reparasi yaitu pada tahap docking yaitu terjepit material dan ada beberapa pengendalian yang harus di lakukan.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di galangan kapal PT. X. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi lembar kerja HIRARC yang telah dikembangkan, termasuk evaluasi terhadap perubahan perilaku pekerja dan penurunan tingkat risiko secara keseluruhan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem peringatan dini (early warning system) untuk potensi bahaya yang sering terjadi, misalnya melalui penggunaan sensor atau perangkat IoT yang terintegrasi dengan sistem manajemen K3. Ketiga, penting untuk meneliti dampak pelatihan K3 yang lebih intensif dan berkelanjutan terhadap peningkatan kesadaran dan kepatuhan pekerja terhadap protokol keselamatan, serta mengidentifikasi metode pelatihan yang paling efektif untuk berbagai tingkatan keahlian dan pengalaman kerja.
- Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Kapal Nelayan Tradisional: PPDI Brondong, Kabupaten Lamongan |... journal.um-surabaya.ac.id/MINE-TECH/article/view/23153Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Kapal Nelayan Tradisional PPDI Brondong Kabupaten Lamongan journal um surabaya ac MINE TECH article view 23153
- Sistem Manajemen Keselamatan dan Keamanan Kerja Produksi Kapal pada Galangan Berskala Mikro di Barombong... doi.org/10.25042/jurnal_tepat.v5i2.279Sistem Manajemen Keselamatan dan Keamanan Kerja Produksi Kapal pada Galangan Berskala Mikro di Barombong doi 10 25042 jurnal tepat v5i2 279
- Penerapan Sistem Manajemen K3 untuk Meningkatkan Keselamatan Kerja PT. Multi Jaya Samudera | Journal... ejournal.poltekpel-banten.ac.id/index.php/ejmi/article/view/37Penerapan Sistem Manajemen K3 untuk Meningkatkan Keselamatan Kerja PT Multi Jaya Samudera Journal ejournal poltekpel banten ac index php ejmi article view 37
- Occupational Health and Safety Risks in the Shipbuilding Industry, Case Study at PT Blambangan Bahari... ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/JSJ/article/view/12226Occupational Health and Safety Risks in the Shipbuilding Industry Case Study at PT Blambangan Bahari ejournal balitbang kkp go index php JSJ article view 12226
| File size | 518.31 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Sedangkan, perkiraan waktu tersisa SETC 0 dan waktu total penyelesaian SEAC 30 minggu sesuai dengan rencana penyelesaian proyek. Nilai indeks kepercayaanSedangkan, perkiraan waktu tersisa SETC 0 dan waktu total penyelesaian SEAC 30 minggu sesuai dengan rencana penyelesaian proyek. Nilai indeks kepercayaan
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode biopori dalam mengatasi genangan di Taman Tol Simpang Lawang. Biopori merupakan teknologiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode biopori dalam mengatasi genangan di Taman Tol Simpang Lawang. Biopori merupakan teknologi
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan biochar tempurung kelapa dengan variasi 8%, 12% dan 16% terhadap nilai Indeks PlastisitasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan biochar tempurung kelapa dengan variasi 8%, 12% dan 16% terhadap nilai Indeks Plastisitas
UM SURABAYAUM SURABAYA Agregat kasar yang digunakan merupakan gabungan dari Kerikil Banjarmasin dan Kerikil Merak dengan masing-masing proporsi 50%. Terdapat dua variasi campuranAgregat kasar yang digunakan merupakan gabungan dari Kerikil Banjarmasin dan Kerikil Merak dengan masing-masing proporsi 50%. Terdapat dua variasi campuran
UM SURABAYAUM SURABAYA Idealnya kedua pendekatan menghasilkan nilai yang berdekatan, namun perbedaan hasil sering terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kapasitasIdealnya kedua pendekatan menghasilkan nilai yang berdekatan, namun perbedaan hasil sering terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kapasitas
UNILAUNILA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aset penghidupan dan strategi penghidupan rumah tangga petani. Penelitian dilakukan dari Februari hingga JuniPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis aset penghidupan dan strategi penghidupan rumah tangga petani. Penelitian dilakukan dari Februari hingga Juni
UNILAUNILA Sekuen gerakan dalam siklus kerja terpilih ditangkap dengan menggunakan perangkat lunak Kinovea. Analisis postur kerja dilakukan dengan kombinasi dariSekuen gerakan dalam siklus kerja terpilih ditangkap dengan menggunakan perangkat lunak Kinovea. Analisis postur kerja dilakukan dengan kombinasi dari
UNILAUNILA Kandungan lignin pada kayu sepetir dan nyatoh termasuk tingkat sedang, sedangkan pada kayu pisang putih termasuk tinggi. Kandungan holoselulosa dan hemiselulosaKandungan lignin pada kayu sepetir dan nyatoh termasuk tingkat sedang, sedangkan pada kayu pisang putih termasuk tinggi. Kandungan holoselulosa dan hemiselulosa
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Berdasarkan hasil penelitian pada Proyek Pembangunan Gedung Rusun Polda Kaltim Kabupaten Penajam Paser Utara dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Berdasarkan hasil penelitian pada Proyek Pembangunan Gedung Rusun Polda Kaltim Kabupaten Penajam Paser Utara dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut.
UM SURABAYAUM SURABAYA Sebaliknya, pelat lantai menjadi elemen yang paling terdampak, di mana 69% panel lantai dua melampaui batas tekan yang diizinkan. Balok menempati tingkatSebaliknya, pelat lantai menjadi elemen yang paling terdampak, di mana 69% panel lantai dua melampaui batas tekan yang diizinkan. Balok menempati tingkat
UNILAUNILA Penjarangan hutan merupakan salah satu bentuk gangguan hutan yang dilakukan oleh manusia, yang dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem hutan. PenjaranganPenjarangan hutan merupakan salah satu bentuk gangguan hutan yang dilakukan oleh manusia, yang dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem hutan. Penjarangan
UNILAUNILA albicans, B. subtilis, S. typhi, dan E. coli dengan diameter pertumbuhan sekitar 2. 00, 1. 80, 1. 33, dan 1. 33 cm, masing-masing. Berdasarkan hasil tersebut,albicans, B. subtilis, S. typhi, dan E. coli dengan diameter pertumbuhan sekitar 2. 00, 1. 80, 1. 33, dan 1. 33 cm, masing-masing. Berdasarkan hasil tersebut,