UM SURABAYAUM SURABAYA
AGREGATAGREGATMasalah genangan air di kawasan perkotaan, termasuk di area taman tol, merupakan tantangan yang perlu diatasi untuk mencegah kerusakan infrastruktur dan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode biopori dalam mengatasi genangan di Taman Tol Simpang Lawang. Biopori merupakan teknologi sederhana yang memanfaatkan lubang resapan untuk meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah, mengurangi limpasan permukaan, dan mendukung konservasi air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode biopori mampu secara signifikan mengurangi genangan, dengan peningkatan kapasitas infiltrasi hingga 70% dibandingkan sebelum pemasangan. Selain itu, metode ini memberikan manfaat tambahan berupa peningkatan kesuburan tanah dan pengurangan limbah organik melalui proses dekomposisi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode biopori merupakan solusi yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam penanganan genangan di area taman tol.
Metode biopori terbukti efektif dalam mengurangi genangan air di Taman Tol Simpang Lawang melalui peningkatan kapasitas infiltrasi tanah hingga 70%.Penerapan biopori juga meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi limbah organik melalui dekomposisi.Rekomendasi diberikan untuk mengembangkan skala penerapan biopori di lokasi serupa sebagai bagian dari strategi pengelolaan lingkungan perkotaan.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang biopori terhadap kesuburan tanah di berbagai jenis iklim. Selain itu, perlu dikaji efektivitas desain biopori yang berbeda sesuai dengan kondisi topografi lokal, seperti di daerah dengan kontur tanah lebih curam. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada integrasi biopori dengan sistem drainase perkotaan lainnya untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan air hujan secara menyeluruh.
- POTENSI PEMANFAATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI DI KELURAHAN KOTA BAMBU SELATAN, PALMERAH, JAKARTA BARAT |... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/juara/article/view/8727POTENSI PEMANFAATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI DI KELURAHAN KOTA BAMBU SELATAN PALMERAH JAKARTA BARAT e journal trisakti ac index php juara article view 8727
- PERENCANAAN PENGGUNAAN LUBANG BIOPORI SEBAGAI SALAH SATU MITIGASI BANJIR PERKOTAAN PADA JL. SEROJA, KECAMATAN... ejurnal.teknokrat.ac.id/index.php/jice/article/view/1319PERENCANAAN PENGGUNAAN LUBANG BIOPORI SEBAGAI SALAH SATU MITIGASI BANJIR PERKOTAAN PADA JL SEROJA KECAMATAN ejurnal teknokrat ac index php jice article view 1319
| File size | 374.95 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa lapisan tanah yang dominan di lapisan permukaan di Kota Banjarmasin adalah lempung organik dan lempungHasil penelitian ini memberikan informasi bahwa lapisan tanah yang dominan di lapisan permukaan di Kota Banjarmasin adalah lempung organik dan lempung
UM SURABAYAUM SURABAYA Dengan demikian, maka dapat direkomendasikan bahwa beton ringan dengan anyaman bamboo dapat digunakan untuk panil dinding. Dari hasil penelitian Uji KuatDengan demikian, maka dapat direkomendasikan bahwa beton ringan dengan anyaman bamboo dapat digunakan untuk panil dinding. Dari hasil penelitian Uji Kuat
UM SURABAYAUM SURABAYA Analisis lebih lanjut mengklasifikasikan tanah di kawasan Bandar Udara Fatmawati Soekarno sebagai tanah lempung berbutir halus dengan nilai sudut gesekAnalisis lebih lanjut mengklasifikasikan tanah di kawasan Bandar Udara Fatmawati Soekarno sebagai tanah lempung berbutir halus dengan nilai sudut gesek
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini ditujukan untuk memprediksi besarnya volume sedimentasi menggunakan pendekatan erosi dan pola distribusi sedimen di seluruh permukaan wadukPenelitian ini ditujukan untuk memprediksi besarnya volume sedimentasi menggunakan pendekatan erosi dan pola distribusi sedimen di seluruh permukaan waduk
UM SURABAYAUM SURABAYA Data CPT serta SPT dianalisis menggunakan sejumlah rumus Metode Statis, yakni Mayerhof, Nottingham & Schmertman, Aoki & Alancer, Luciano Decourt, sertaData CPT serta SPT dianalisis menggunakan sejumlah rumus Metode Statis, yakni Mayerhof, Nottingham & Schmertman, Aoki & Alancer, Luciano Decourt, serta
UM SURABAYAUM SURABAYA Elemen elastomer menunjukkan ketangguhan tinggi terhadap pembebanan siklik, namun degradasi lebih disebabkan faktor lingkungan. Dengan pendekatan desainElemen elastomer menunjukkan ketangguhan tinggi terhadap pembebanan siklik, namun degradasi lebih disebabkan faktor lingkungan. Dengan pendekatan desain
UM SURABAYAUM SURABAYA Balok menempati tingkat kerusakan menengah, dengan 26–36% elemen pada lantai atas mengalami overstress lentur, meskipun kapasitas gesernya tetap amanBalok menempati tingkat kerusakan menengah, dengan 26–36% elemen pada lantai atas mengalami overstress lentur, meskipun kapasitas gesernya tetap aman
UNIGRESUNIGRES Pendaftaran dilakukan di kantor pertanahan wilayah kabupaten atau kotamadya. Sertifikat hak milik (SHM), sertifikat hak guna bangunan (SHGB), sertifikatPendaftaran dilakukan di kantor pertanahan wilayah kabupaten atau kotamadya. Sertifikat hak milik (SHM), sertifikat hak guna bangunan (SHGB), sertifikat
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Sedangkan, perkiraan waktu tersisa SETC 0 dan waktu total penyelesaian SEAC 30 minggu sesuai dengan rencana penyelesaian proyek. Nilai indeks kepercayaanSedangkan, perkiraan waktu tersisa SETC 0 dan waktu total penyelesaian SEAC 30 minggu sesuai dengan rencana penyelesaian proyek. Nilai indeks kepercayaan
UM SURABAYAUM SURABAYA Salah satu teknologi baru adalah M-System, sehingga dibuatlah perbandingan M-System dengan material yang telah ada dan banyak dipakai oleh masyarakat yaituSalah satu teknologi baru adalah M-System, sehingga dibuatlah perbandingan M-System dengan material yang telah ada dan banyak dipakai oleh masyarakat yaitu
UM SURABAYAUM SURABAYA Kemudian didapatkan nilai tundaan lalu lintas bundaran rata-rata DTR sebesar 40,65 det/smp, nilai tundaan bundaran rata-rata DR (DTR 4) sebesar 44,65 det/smp,Kemudian didapatkan nilai tundaan lalu lintas bundaran rata-rata DTR sebesar 40,65 det/smp, nilai tundaan bundaran rata-rata DR (DTR 4) sebesar 44,65 det/smp,
STPMATARAMSTPMATARAM Kondisi ini berimplikasi pada rendahnya kontinuitas atraksi wisata secara profesional. Tantangan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, minimnyaKondisi ini berimplikasi pada rendahnya kontinuitas atraksi wisata secara profesional. Tantangan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, minimnya