UM SURABAYAUM SURABAYA
AGREGATAGREGATRevitalisasi Kawasan Borobudur terjadi akibat beban pengunjung terhadap struktur eksisting perkerasan jalan semakin tahun semakin berat terutama di Area Concourse Candi Borobudur yaitu jalan dari susunan batu andesit dengan taman yang berada ditengah sebagai median jalan. Area Concourse memiliki lebar 15 meter, rencana diperlebar menjadi 22 meter. Perlebaran Area Councourse bertujuan untuk melihat kemegahan Candi Borobudur dari jarak jauh dan untuk menyediakan jalur tamu VVIP setingkat Presiden sehingga menjadikan Kawasan Candi Borobudur sebagai wisata Destinasi Super Prioritas (DSP). Pelaksanaan proyek ini membutuhkan pengendalian yang sesuai supaya proyek dapat berjalan tepat waktu dan tepat biaya sesuai dengan yang direncanakan. Metode Konsep Nilai Hasil merupakan teknik metode pengendalian yang dilakukan guna mengendalikan anggaran dan jadwal proyek secara terpadu. Tahapan analisis data pada masing-masing pekerjaan, yaitu menentukan BCWS (Budgeted Cost Of Work Schedule), menentukan BCWP (Budgeted Cost of Work Performed), menentukan ACWP (Actual Cost of Work performed). Analisis varian dan indeks kinerja dari metode konsep nilai hasil (Earned Value Concept) terdiri dari Cost Variance (CV) dan Schedule Variance (SV), Cost Performed Indeks (CPI) dan Schedule Performed Indeks (SPI). Pada hasil akhir dari analisis penerapan metode konsep nilai hasil (Earned Value Concept) nilai kebutuhan perkiraan biaya penyelesaian proyek adalah BEAC (Rp10.271.541.738) dan BETC (Rp -4.259.269.612). Sedangkan, perkiraan waktu tersisa SETC 0 dan waktu total penyelesaian SEAC 30 minggu sesuai dengan rencana penyelesaian proyek. Nilai indeks kepercayaan kinerja CPI to-go 1.55 menunjukkan biaya yang dikeluarkan lebih hemat dan indeks SPI to-go 1.00 menunjukkan durasi penyelesaian sesuai rencana. Nilai BAC (Rp 11.462.502.700) > BEAC (Rp 10.271.541.738) menunjukkan proyek mengalami keuntungan. Nilai SAC (30 minggu) = SEAC (30 minggu) menunjukkan proyek selesai sesuai dengan rencana.
Berdasarkan analisis konsep nilai hasil pada proyek Area Concourse Borobudur, diketahui bahwa grafik Actual Cost (ACWP) berada di bawah grafik Planned Value (BCWS) dan Earned Value (BCWP), yang mengindikasikan total biaya pelaksanaan proyek di bawah nilai kontrak.Nilai kebutuhan perkiraan biaya penyelesaian proyek adalah BEAC (Rp10.612), dengan perkiraan waktu tersisa SETC 0,00 dan waktu total penyelesaian SEAC 30 minggu sesuai rencana.Proyek mengalami keuntungan karena nilai BAC (Rp 11.700) lebih besar dari BEAC (Rp 10.738), dan proyek selesai sesuai rencana dengan nilai SAC (30 minggu) sama dengan SEAC (30 minggu).
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh faktor-faktor eksternal seperti kondisi cuaca ekstrem atau perubahan kebijakan pemerintah terhadap pengendalian biaya dan waktu proyek konstruksi di kawasan wisata budaya. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penerapan metode Konsep Nilai Hasil dengan metode pengendalian proyek lainnya, seperti Critical Path Method (CPM) atau Agile Project Management, untuk mengidentifikasi metode yang paling efektif dalam konteks proyek revitalisasi kawasan wisata. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif yang lebih akurat untuk memperkirakan potensi risiko dan dampak terhadap biaya dan jadwal proyek, dengan memanfaatkan teknik machine learning atau analisis data historis proyek serupa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam dan berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan efektivitas pengelolaan proyek konstruksi di kawasan wisata budaya, serta mendukung keberlanjutan pengembangan pariwisata di Indonesia.
- Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat | JURNAL DESTINASI PARIWISATA. pengembangan pariwisata masyarakat... ojs.unud.ac.id/index.php/destinasipar/article/view/43318Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat JURNAL DESTINASI PARIWISATA pengembangan pariwisata masyarakat ojs unud ac index php destinasipar article view 43318
- Aplikasi Manajemen Proyek Konstruksi dengan Metode Critical Path dan Earned Value Management | RESISTOR... doi.org/10.24853/resistor.1.2.53-68Aplikasi Manajemen Proyek Konstruksi dengan Metode Critical Path dan Earned Value Management RESISTOR doi 10 24853 resistor 1 2 53 68
| File size | 1.67 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ARITEKINARITEKIN Variabel lain memiliki efek parsial yang positif tetapi tidak signifikan secara statistik. Secara keseluruhan, manajemen sumber daya manusia dalam proyekVariabel lain memiliki efek parsial yang positif tetapi tidak signifikan secara statistik. Secara keseluruhan, manajemen sumber daya manusia dalam proyek
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB), jadwal pelaksanaanMetode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB), jadwal pelaksanaan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang dilengkapi dengan analisis deskriptif-kualitatif regulasi, doktrin hukum, dan putusan pengadilan relevan,Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang dilengkapi dengan analisis deskriptif-kualitatif regulasi, doktrin hukum, dan putusan pengadilan relevan,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi khusus yang mengatur dualitas peran kontraktor dalam skema investasi campuran untuk memberikan kepastianPenelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi khusus yang mengatur dualitas peran kontraktor dalam skema investasi campuran untuk memberikan kepastian
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis komprehensif terhadap mekanisme pengawasan terpadu infrastruktur transportasi yang mengintegrasikan perspektifKebaruan penelitian ini terletak pada analisis komprehensif terhadap mekanisme pengawasan terpadu infrastruktur transportasi yang mengintegrasikan perspektif
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Untuk penyelesaian yang efektif, diperlukan pendekatan integratif yang memadukan kedua unsur tersebut melalui model kontrak internasional seperti FIDIC,Untuk penyelesaian yang efektif, diperlukan pendekatan integratif yang memadukan kedua unsur tersebut melalui model kontrak internasional seperti FIDIC,
UNSULTRAUNSULTRA Metode ini dipilih karena kemudahannya dalam mengukur kinerja biaya dan waktu proyek. Dalam pengukuran kinerja biaya dan waktu, EVM menghubungkan tigaMetode ini dipilih karena kemudahannya dalam mengukur kinerja biaya dan waktu proyek. Dalam pengukuran kinerja biaya dan waktu, EVM menghubungkan tiga
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Kinerja penyedia jasa dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMKK) berdasarkan kriteria yang telah ditinjau, mendapatkan skorKinerja penyedia jasa dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMKK) berdasarkan kriteria yang telah ditinjau, mendapatkan skor
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Salinitas merupakan salah satu parameter dalam upaya mengetahui kondisi kesehatan suatu badan air, utamanya di lingkungan perairan yang luas seperti diSalinitas merupakan salah satu parameter dalam upaya mengetahui kondisi kesehatan suatu badan air, utamanya di lingkungan perairan yang luas seperti di
UM SURABAYAUM SURABAYA Biopori merupakan teknologi sederhana yang memanfaatkan lubang resapan untuk meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah, mengurangi limpasan permukaan,Biopori merupakan teknologi sederhana yang memanfaatkan lubang resapan untuk meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah, mengurangi limpasan permukaan,
ARITEKINARITEKIN Roda gila pada porosnya harus dipasang bantalan gelinding dan dilakukan balancing sebelum digunakan. Dimensi perangkat trainer untuk shock breaker denganRoda gila pada porosnya harus dipasang bantalan gelinding dan dilakukan balancing sebelum digunakan. Dimensi perangkat trainer untuk shock breaker dengan
UPERTISUPERTIS Media video memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dan sikap dibanding media leaflet (p=0,001) dan tidak terdapat perbedaan yang signifikanMedia video memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dan sikap dibanding media leaflet (p=0,001) dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan