UM SURABAYAUM SURABAYA

AGREGATAGREGAT

Probabilitas proyek selesai tepat waktu atau sesuai dengan rencana dengan metode PERT dan CPM dengan Aplikasi Microsoft Project adalah 66%. Dari penyebaran kusioner terhadap 26 responden dapat disimpulkan bahwa 3 faktor utama penyebab keterlambatan proyek gedung hotel di Sidoarjo, Keterlambatan Proyek dikarenakan faktor teknis dengan presetase nilai sebesar 87,85%, Keterlambatan Proyek dikarenakan faktor keuangan dengan presetase nilai sebesar 77,31%, Keterlambatan Proyek dikarenakan faktor tenaga Kerja Dan Alat dengan presetase nilai sebesar 71,03%.

Dari hasil analisis tentang penjadwalan proyek dengan metode CPM dan PERT pada Pembangunan Gedung Hotel di Sidoarjo maka dapat disimpulkan sebagai berikut.Penjadwalan dengan metode CPM dan Aplikasi Microsoft Project didapatkan lintasan kritis meliputi kegiatan.Struktur Lantai GF, Struktur Lantai Mezzanine, Struktur Lantai UG, Struktur Lantai 1, Struktur Lantai 2, Struktur Lantai 3, Struktur Lantai 4, Arsitektur Lantai 4, Struktur Lantai Atap, Arsitektur Lantai Atap, dan Struktur Lantai Top Atap.Probabilitas atau kemungkinan proyek selesai tepat waktu atau sesuai dengan planning selama 385 hari dengan metode PERT dan Bantuan Aplikasi Microsoft Project (dengan pendekatan CPM) adalah 66%.Dari penyebaran kusioner terhadap 26 responden dapat disimpulkan bahwa 3 faktor utama penyebab keterlambatan proyek gedung hotel di Sidoarjo adalah antara lain.a) Keterlambatan Proyek dikarenakan faktor teknis dengan presetase nilai sebesar 87,85% (sangat berpengaruh besar), b) Keterlambatan Proyek dikarenakan faktor keuangan dengan presetase nilai sebesar 77,31% (berpengaruh besar), c) Keterlambatan Proyek dikarenakan faktor tenaga Kerja Dan Alat dengan presetase nilai sebesar 71,03% (berpengaruh besar).

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak kualitas material terhadap keterlambatan proyek konstruksi, pengembangan metode penjadwalan hibrida yang menggabungkan PERT-CPM dengan teknologi AI untuk prediksi risiko, serta studi tentang peran kebijakan pemerintah dalam mengurangi keterlambatan proyek. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas pelatihan keterampilan tenaga kerja sebagai solusi untuk faktor keterlambatan akibat kesalahan teknis. Penelitian juga bisa menyelidiki pengaruh perubahan cuaca ekstrem terhadap pengelolaan jadwal proyek di daerah rawan bencana.

Read online
File size1.1 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test