UM SURABAYAUM SURABAYA

AGREGATAGREGAT

Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan perhitungan TKDN berdasarkan data teknis proyek tahun anggaran 2025, yang bernilai kontrak sebesar Rp 3.907.000.000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total nilai TKDN proyek mencapai 79,95%, yang terdiri dari kontribusi jasa tenaga kerja sebesar 100% dan kontribusi barang (material bahan baku dan bahan konstruksi) sebesar 73,90%. Dari sisi proporsi biaya, kontribusi terbesar terhadap nilai TKDN berasal dari bahan konstruksi (barang jadi) sebesar 69,97%, diikuti oleh jasa tenaga kerja sebesar 23,19% dan material bahan baku sebesar 6,84%. Seluruh tenaga kerja yang digunakan merupakan warga negara Indonesia (WNI), serta sebagian besar material konstruksi berasal dari dalam negeri, mencerminkan pemanfaatan maksimal sumber daya lokal. Dengan capaian TKDN sebesar 79,95%, proyek ini tidak hanya melampaui ambang batas minimal yang ditetapkan pemerintah (40%), tetapi juga mendukung kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Berdasarkan hasil penelitian dari analisis TKDN pada Proyek Lanjutan Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kab.Tingkat implementasi TKDN dalam proyek Lanjutan (MPP) Kabupaten Pulang Pisau telah berjalan dengan baik, terbukti dari nilai TKDN sebesar 79,95% yang jauh melampaui standar minimal 40%.Persentase kandungan TKDN yang digunakan pada proyek ini mencapai 79,95%, sedangkan kandungan luar negeri hanya sebesar 20,05%, menunjukkan dominasi penggunaan komponen dalam negeri dalam pembangunan gedung.Proyek Konstruksi gedung tersebut telah memenuhi dan melebihi dari persyaratan batas minimum TKDN yang ditetapkan, dengan kontribusi terbesar berasal dari bahan konstruksi (barang jadi) sebesar 69,97%, yang secara signifikan memempengaruhi nilai akhir TKDN.

Berdasarkan latar belakang proyek yang mengutamakan pemenuhan TKDN, serta mempertimbangkan keterbatasan dalam pemanfaatan bahan baku lokal, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai potensi pengembangan industri pengolahan bahan baku lokal di sekitar Kabupaten Pulang Pisau, termasuk identifikasi jenis bahan baku yang paling potensial dan analisis kelayakan pendirian fasilitas pengolahan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode inovatif untuk meningkatkan nilai TKDN pada jasa konstruksi, misalnya melalui penerapan teknologi konstruksi ramah lingkungan yang menggunakan material daur ulang atau tenaga kerja terampil lokal. Ketiga, penting untuk meneliti dampak penerapan kebijakan TKDN terhadap daya saing kontraktor lokal dan UMKM konstruksi, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan kapasitas mereka agar dapat bersaing secara efektif dalam proyek-proyek konstruksi yang lebih besar. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung kebijakan P3DN dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di sektor konstruksi.

Read online
File size418.95 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test