UM SURABAYAUM SURABAYA

AGREGATAGREGAT

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja biaya dan waktu pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Rusun Polda Kaltim Kabupaten Penajam Paser Utara menggunakan metode Earned Value Management (EVM). Konsep manajemen proyek, metode Earned Value Management, serta indikator kinerja seperti Schedule Variance (SV), Cost Variance (CV), Schedule Performance Index (SPI), dan Cost Performance Index (CPI) digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB), jadwal pelaksanaan proyek, biaya aktual, dan laporan kemajuan proyek yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode EVM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan jadwal dengan nilai SV negatif pada mayoritas periode pengamatan, serta pemborosan biaya yang terlihat dari nilai CV negatif selama pelaksanaan. Indeks kinerja jadwal (SPI) dan indeks kinerja biaya (CPI) juga menunjukkan nilai di bawah satu, mengindikasikan kinerja proyek yang kurang efisien. Perkiraan biaya penyelesaian proyek (Estimate at Complete/EAC) sebesar Rp. 15.458.703.603,00 dan estimasi waktu penyelesaian proyek selama 31 minggu, terlambat satu minggu dari rencana awal. Hasil Penelitian disimpulkan bahwa pemantauan dan pengendalian kinerja proyek secara berkala menggunakan metode EVM sangat penting untuk mencegah keterlambatan dan pembengkakan biaya. Rekomendasi diberikan kepada pihak pengawas dan kontraktor untuk melakukan percepatan dan pengelolaan biaya secara ketat agar target proyek tercapai sesuai jadwal dan anggaran. Studi ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam manajemen proyek serupa untuk meningkatkan efektivitas pengendalian biaya dan waktu.

Berdasarkan hasil penelitian pada Proyek Pembangunan Gedung Rusun Polda Kaltim Kabupaten Penajam Paser Utara dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut.proyek mengalami keterlambatan jadwal dan pemborosan biaya.400,29, dan estimasi waktu penyelesaian proyek adalah 31 minggu, yang terlambat satu minggu dari rencana awal.Studi ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam manajemen proyek serupa untuk meningkatkan efektivitas pengendalian biaya dan waktu.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji faktor-faktor kualitatif yang mempengaruhi kinerja proyek, seperti kualitas komunikasi tim proyek dan kepuasan stakeholder, untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai keberhasilan proyek. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk memprediksi potensi keterlambatan dan pembengkakan biaya berdasarkan data historis proyek, sehingga memungkinkan tindakan pencegahan yang lebih efektif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknologi digital, seperti Building Information Modeling (BIM) dan kecerdasan buatan (AI), dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan proyek konstruksi, khususnya dalam pemantauan dan pengendalian biaya serta jadwal. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja proyek konstruksi di masa depan, melalui pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhinya dan penerapan teknologi yang inovatif.

  1. Rancang Bangun Sistem Informasi Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall | CYCLOTRON. rancang bangun... doi.org/10.30651/cl.v7i01.21084Rancang Bangun Sistem Informasi Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall CYCLOTRON rancang bangun doi 10 30651 cl v7i01 21084
  2. PENERAPAN METODE KONSEP NILAI HASIL (EARNED VALUE CONCEPT) PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN ASPAL DI LOKASI... ojs.selodangmayang.com/index.php/bappeda/article/view/171PENERAPAN METODE KONSEP NILAI HASIL EARNED VALUE CONCEPT PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN ASPAL DI LOKASI ojs selodangmayang index php bappeda article view 171
Read online
File size672.94 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test