UM SURABAYAUM SURABAYA

AGREGATAGREGAT

Penyelidikan tanah dilakukan untuk mendapatkan data tentang sifat-sifat teknis tanah, yang selanjutnya digunakan untuk bahan pertimbangan dalam keperluan desain dan pelaksanaan konstruksi dari suatu struktur yang berdiri diatasnya. Selain diperoleh data nilai perlawanan penetrasi konus (qc), dan hambatan lekat atau perlawanan geser (fs), dari hasil uji sondir juga diperoleh data rasio gesekan (fr), dan geseran total tanah (Tf), yang dapat digunakan untuk interpretasi lapisan tanah. Parameter karakteristik tanah meliputi sifat-sifat fisik dan mekanik, yang digunakan untuk menganalisa kapasitas dukung tanah dalam menopang struktur diatasnya. Data sondir dapat digunakan untuk mendapatkan karakteristik mekanikal (seperti kekuatan, kekakuan dan kompresibilitas) dari tanah ataupun jenis tanah (Soil Behavior Type, SBT).

Hasil uji CPT menunjukkan peningkatan nilai tahanan konus (qc) dan perlawanan geser (fs) seiring kedalaman, dengan rasio gesek (Rf) yang relatif stabil di atas 1%.Data CPT (qc, fs, Rf) berhasil digunakan untuk mengidentifikasi parameter tanah seperti berat volume, kohesi, sudut gesek, dan permeabilitas, serta menunjukkan keseragaman jenis tanah di lokasi penelitian berdasarkan nilai indeks Ic.Analisis lebih lanjut mengklasifikasikan tanah di kawasan Bandar Udara Fatmawati Soekarno sebagai tanah lempung berbutir halus dengan nilai sudut gesek dan permeabilitas yang relatif kecil.

Penelitian ini memberikan pemahaman awal tentang karakteristik tanah di kawasan Bandar Udara Fatmawati Soekarno menggunakan uji CPT. Untuk memperkaya kajian ini, disarankan beberapa arah penelitian lanjutan yang relevan dan dapat memberikan nilai tambah signifikan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam untuk memvalidasi model interpretasi CPT yang digunakan saat ini, seperti metode Robertson (2010), dengan mengintegrasikan data dari pengujian laboratorium yang ekstensif dan metode penyelidikan tanah in-situ lainnya seperti SPT. Hal ini akan membantu menguji apakah korelasi yang ada sudah cukup presisi untuk kondisi geologi spesifik di Bengkulu, atau apakah ada kebutuhan untuk mengembangkan korelasi empiris lokal yang lebih akurat. Kedua, mengingat bahwa karakteristik tanah dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana variasi kondisi musiman, seperti perubahan muka air tanah antara musim kemarau dan hujan, dapat memengaruhi hasil pembacaan CPT dan interpretasi parameter tanah. Investigasi ini akan memberikan gambaran yang lebih dinamis tentang perilaku tanah sepanjang tahun. Terakhir, dengan klasifikasi tanah yang dominan lempung berbutir halus dan permeabilitas rendah, sangat menarik untuk menganalisis implikasi langsung dari temuan CPT ini terhadap desain fondasi untuk berbagai jenis struktur. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dan membandingkan kinerja berbagai solusi fondasi, baik fondasi dangkal maupun dalam, berdasarkan parameter tanah yang telah diinterpretasikan dari data CPT, sehingga dapat memberikan panduan praktis yang lebih spesifik bagi insinyur geoteknik di daerah tersebut.

Read online
File size658.12 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test