UM SURABAYAUM SURABAYA
AGREGATAGREGATDengan bantuan GIS (Geographic Information System), informasi seperti hasil pengujian tanah di lapangan dapat dipadukan dengan informasi lainnya seperti muka air tanah, hasil pengujian tanah di laboratorium maupun hasil pengujian lainnya. Selain itu, lokasi pengujian dapat diketahui dalam format koordinat geografis. Informasi yang terpadu tersebut dapat disebut sebagai basis data. Informasi hasil pengujian tanah di lapangan dari sebuah basis data dapat dibuat model untuk menghasilkan bentuk profil dari parameter hasil pengujian seperti peta profil jenis lapisan tanah. Penelitian ini mencoba menyajikan sistem informasi dari data hasil pengujian tanah berbasis geografis di seluruh wilayah Kota Banjarmasin. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengkompilasi seluruh data hasil pengujian tanah dan membuat peta jenis tanah permukaan di sepanjang wilayah kota Banjarmasin dengan bantuan GIS. Sebanyak 37 titik uji Standar Penetration Test (SPT) dan 45 titik uji sondir di kota Banjarmasin diintegrasikan dengan sistem informasi geografis dalam bentuk peta jenis lapisan tanah di permukaan Kota Banjarmasin. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa lapisan tanah yang dominan di lapisan permukaan di Kota Banjarmasin adalah lempung organik dan lempung berlanau, yang termasuk dalam kategori tanah lunak. Ini berarti bahwa kondisi permukaan tanah Kota Banjarmasin kurang cocok untuk pengaplikasian konstruksi pondasi dengan jenis pondasi dangkal, karena daya dukung tanah lunak yang relatif kecil. Sehingga dalam perencanaan konstruksi bangunan di Kota Banjarmasin, perlu memperhatikan hal-hal yang menjadi tantangan dalam pembangunan konstruksi di tanah lunak, yaitu daya dukung tanah yang relatif kecil dan penurunan tanah yang relatif besar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai NSPT dan sondir di permukaan tanah di Kota Banjarmasin relative kecil, yaitu bernilai rata-rata 5 dengan lapisan tanah yang dominan di lapisan permukaan di Kota Banjarmasin adalah lempung organik dan lempung berlanau, yang termasuk dalam kategori tanah lunak.Hasil ini masih relevan dengan deskripsi yang diperoleh dari laporan pengujian NSPT, dimana jenis tanah di permukaan Kota Banjarmasin, maka dilakukakan analisa korelasi (qc/Pa)/N60 secara spasial.Nilai NSPT dan qc yang terhitung secara spasial dengan model IDW digunakan sebagai input dalam menghitung (qc/Pa)/N60.Hal ini menunjukkan bahwa peta yang dibuat dapat digunakan sebagai salah satu acuan dalam perencanaan konstruksi di Kota Banjarmasin.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh jenis tanah lunak terhadap stabilitas bangunan tinggi di Kota Banjarmasin, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti beban angin dan gempa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode perbaikan tanah lunak yang lebih efektif dan ramah lingkungan, seperti penggunaan teknik bio-stabilisasi atau geotekstil berbahan lokal. Ketiga, penting untuk mengembangkan model prediksi penurunan tanah yang lebih akurat, dengan mengintegrasikan data geologi, hidrologi, dan aktivitas pembangunan di Kota Banjarmasin, sehingga dapat membantu dalam perencanaan tata ruang dan infrastruktur yang berkelanjutan.
| File size | 814.43 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ARITEKINARITEKIN Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa semua instrumen penelitian valid dan reliabel. Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwaHasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa semua instrumen penelitian valid dan reliabel. Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa
UM SURABAYAUM SURABAYA proyek mengalami keterlambatan jadwal dan pemborosan biaya. 400,29, dan estimasi waktu penyelesaian proyek adalah 31 minggu, yang terlambat satu mingguproyek mengalami keterlambatan jadwal dan pemborosan biaya. 400,29, dan estimasi waktu penyelesaian proyek adalah 31 minggu, yang terlambat satu minggu
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang dilengkapi dengan analisis deskriptif-kualitatif regulasi, doktrin hukum, dan putusan pengadilan relevan,Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang dilengkapi dengan analisis deskriptif-kualitatif regulasi, doktrin hukum, dan putusan pengadilan relevan,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menganalisis konstruksi yuridis kontrak konstruksi pada proyek investasi dengan porsi kepemilikan kontraktor dalam posisi investasi non-mayoritas.Penelitian ini menganalisis konstruksi yuridis kontrak konstruksi pada proyek investasi dengan porsi kepemilikan kontraktor dalam posisi investasi non-mayoritas.
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hal ini menyebabkan tumpang tindih kewenangan, ketidakpastian hukum, keterlambatan keputusan, dan melemahnya efektivitas pengawasan, diperparah oleh keterbatasanHal ini menyebabkan tumpang tindih kewenangan, ketidakpastian hukum, keterlambatan keputusan, dan melemahnya efektivitas pengawasan, diperparah oleh keterbatasan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Secara spesifik, civil law memerlukan dokumentasi formal tertulis untuk setiap perubahan kontrak dengan rata-rata waktu penyelesaian amendemen 45-60 hari,Secara spesifik, civil law memerlukan dokumentasi formal tertulis untuk setiap perubahan kontrak dengan rata-rata waktu penyelesaian amendemen 45-60 hari,
UNSULTRAUNSULTRA Pada proyek pembangunan Gudang BPBD dan Gedung Rujab, kinerja biaya dan waktu masih kurang baik, sedangkan pada Gedung Veteran kinerja biaya dan waktuPada proyek pembangunan Gudang BPBD dan Gedung Rujab, kinerja biaya dan waktu masih kurang baik, sedangkan pada Gedung Veteran kinerja biaya dan waktu
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION K3 bertujuan mencegah, mengurangi, bahkan menihilkan risiko kecelakaan kerja (zero accident). Dalam bidang jasa konstruksi banyak ditemukan permasalahanK3 bertujuan mencegah, mengurangi, bahkan menihilkan risiko kecelakaan kerja (zero accident). Dalam bidang jasa konstruksi banyak ditemukan permasalahan
Useful /
ARITEKINARITEKIN Pondasi Micropile dengan dimensi diameter 0,2 m, panjang 2 m, jumlah 5 tiang, dan pile cap 2 m × 2 m × 4,5 m mampu mendukung beban statis dan dinamisPondasi Micropile dengan dimensi diameter 0,2 m, panjang 2 m, jumlah 5 tiang, dan pile cap 2 m × 2 m × 4,5 m mampu mendukung beban statis dan dinamis
UM SURABAYAUM SURABAYA data yang di analisis adalah data analisis koofisien dari RAB kontrak (non-zonasi). Analisis data yang digunakan untuk RAB,analisis perbandingan hargadata yang di analisis adalah data analisis koofisien dari RAB kontrak (non-zonasi). Analisis data yang digunakan untuk RAB,analisis perbandingan harga
UM SURABAYAUM SURABAYA Salinitas merupakan salah satu parameter dalam upaya mengetahui kondisi kesehatan suatu badan air, utamanya di lingkungan perairan yang luas seperti diSalinitas merupakan salah satu parameter dalam upaya mengetahui kondisi kesehatan suatu badan air, utamanya di lingkungan perairan yang luas seperti di
ARITEKINARITEKIN Metode yang menggunakan secara kualitatif melalui observasi berdasarkan fakta dan aktivitas yang ada dilapangan. Analisa berdasarkan sesuaian kesan tempatMetode yang menggunakan secara kualitatif melalui observasi berdasarkan fakta dan aktivitas yang ada dilapangan. Analisa berdasarkan sesuaian kesan tempat