UM SURABAYAUM SURABAYA

AGREGATAGREGAT

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang menghubungkan satu daerah dengan daerah lainya. Jalan yang baik akan memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan, salah satunya yaitu kondisi perkerasan jalan. Jalan Raya Cangkring terlihat mengalami beberapa kerusakan perkerasan jalan seperti jalan berlubang, bergelombang, amblas, retak, dan berbagai jenis kerusakan lainnya. Kerusakan pada jalan perlu diperhatikan secara serius, salah satu untuk menjaga kualitas layanan jalan adalah mengevaluasi kondisi permukaan jalan. Tahapan dalam mengevaluasi kondisi jalan adalah dengan melakukan penilaian terhadap kondisi eksisting jalan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi permukaan jalan dengan melakukan pengamatan secara visual di Jalan Raya Cangkring. Metode yang akan digunakan yaitu metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan, mengetahui persentase kerusakan serta mengetahui nilai indeks kondisi permukaan perkerasan lentur ruas di Jalan Raya Cangkring, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Dari hasil penelitian didapatkan nilai Pavement Condition Index (PCI) Jalan Raya Cangkring yaitu 18,4 menunjukkan bahwa kondisi perkerasan jalan adalah gagal (failed). Penanganan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki jalan tersebut adalah dengan melakukan rekonstruksi jalan.

Berdasarkan hasil analisa, nilai PCI Jalan Raya Cangkring adalah 18,4 yang menunjukkan kondisi perkerasan jalan yang gagal (failed).Berdasarkan metode Asphalt Institute, Jalan Raya Cangkring perlu dilakukan rekonstruksi perkerasan jalan.Saat dilakukan survei visual di lokasi, Jalan Raya Cangkring terlihat mengalami kerusakan perkerasan jalan sangat parah.Kerusakan yang terbesar ialah kerusakan retak kotak-kotak (block cracking) dan kerusakan lubang (potholes).

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode PCI dengan metode lain dalam mengevaluasi kerusakan jalan. Kedua, studi tentang dampak jangka panjang beban kendaraan berat terhadap keausan perkerasan jalan dapat dikembangkan untuk menentukan strategi pemeliharaan yang lebih efektif. Ketiga, penelitian tentang penggunaan material alternatif untuk perbaikan jalan dapat dijalankan, terutama untuk area yang sering mengalami kerusakan parah. Saran-saran ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas evaluasi dan perbaikan jalan, serta memberikan solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah kerusakan perkerasan.

  1. ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN LENTUR DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) STUDI KASUS RUAS... ojs.unanda.ac.id/index.php/jiit/article/view/57ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN LENTUR DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX PCI STUDI KASUS RUAS ojs unanda ac index php jiit article view 57
Read online
File size817.99 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test