JOURNALSJOURNALS

Jurnal Pengabdian Masyarakat IndonesiaJurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia

Program pelatihan budidaya belut dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui skema Penugasan PKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem di wilayah Kalurahan Kalirejo, khususnya di Pedukuhan Plampang 1, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Proses awal dimulai melalui koordinasi dengan BAPPEDA Kulon Progo, yang kemudian mengarahkan kegiatan ke Kalurahan Kalirejo. Melalui komunikasi intensif dengan pihak kelurahan dan dukuh setempat, teridentifikasi bahwa wilayah Plampang 1 merupakan daerah rawan kekeringan, sehingga dipilihlah budidaya belut sebagai solusi alternatif yang hemat air dan memiliki potensi ekonomi tinggi. Pelatihan dilakukan satu kali di lokasi pembudidaya belut di Wukirsari, Sleman, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan pembangunan kolam belut secara swadaya oleh para pemuda setempat. Setelah masa tunggu sekitar satu bulan untuk persiapan kolam lumpur, proses budidaya dimulai dan akan memasuki masa panen dalam kurun waktu empat bulan. Antusiasme tinggi dari masyarakat, terutama pemuda, menunjukkan bahwa kegiatan ini berpotensi menjadi sumber mata pencaharian baru. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi solusi yang berkelanjutan dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah Plampang 1.

Kegiatan pelatihan budidaya belut yang dilaksanakan di Plampang 1, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kulon Progo, menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dapat menjadi solusi alternatif dalam mengatasi permasalahan kemiskinan ekstrem.Tingginya partisipasi pemuda, keberhasilan pembuatan kolam, serta kemampuan mereka dalam menerapkan teknik budidaya secara mandiri menjadi indikator keberhasilan awal program ini.Ke depan, diperlukan pendampingan lanjutan, penguatan kelembagaan usaha, serta dukungan dari pemerintah desa dan institusi pendidikan tinggi agar budidaya belut dapat menjadi sumber penghidupan yang stabil dan berkelanjutan bagi masyarakat Plampang 1.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model koperasi budidaya belut untuk meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi teknologi pemantauan kualitas air dan sistem pemberian pakan otomatis untuk mengoptimalkan produksi belut di daerah dengan keterbatasan sumber air. Terakhir, penting untuk mengeksplorasi potensi kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan pihak swasta dalam menyediakan dana insentif atau pelatihan lanjutan bagi pemuda desa agar budidaya belut dapat berkembang secara berkelanjutan.

Read online
File size615.01 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test