UM SURABAYAUM SURABAYA

AGREGATAGREGAT

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan dan kuat lentur beton yang menggunakan limbah Pasir Sandblasting dan untuk mengetahui apakah beton yang menggunakan limbah Pasir Sandblasting dapat digunakan sebagai material perkerasan kaku. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian secara eksperimental di laboratorium dengan menggunakan benda uji balok yang berjumlah 10 buah. Agregat kasar yang digunakan merupakan gabungan dari Kerikil Banjarmasin dan Kerikil Merak dengan masing-masing proporsi 50%. Terdapat dua variasi campuran yaitu campuran beton yang menggunakan Pasir Tangkiling dan campuran beton yang menggunakan Pasir Sandblasting. Dari hasil pengujian diperoleh campuran beton yang menggunakan Pasir Tangkiling mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 22,57 MPa dan kuat lentur (fs) 36,33 kg/cm2. Campuran beton yang menggunakan Pasir Sandblasting mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 26,55 MPa dan kuat lentur (fs) 39,40 kg/cm2. Campuran beton dengan proporsi 50% Kerikil Banjarmasin dan 50% Kerikil Merak, baik yang menggunakan Pasir Tangkiling dan Pasir Sandblasting tidak memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai perkerasan kaku karena tidak memenuhi kuat lentur minimal 45 kg/cm2 sebagaimana yang disyaratkan.

Campuran beton yang menggunakan Pasir Tangkiling mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 22,57 MPa dan kuat lentur rata-rata 36,33 kg/cm2.Campuran beton yang menggunakan Pasir Sandblasting mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 26,55 MPa dan kuat lentur rata-rata 39,40 kg/cm2.Campuran beton dengan proporsi 50% Kerikil Banjarmasin dan 50% Kerikil Merak, baik yang menggunakan Pasir Tangkiling maupun Pasir Sandblasting tidak memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai perkerasan kaku karena tidak memenuhi kuat lentur minimal 45 kg/cm2 sebagaimana yang disyaratkan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada optimasi proporsi agregat kasar dengan menggabungkan material yang memenuhi syarat ASTM C.33 untuk meningkatkan kekuatan interkunci dan keseluruhan beton. Selain itu, penelitian dapat mengkaji penyesuaian rasio air-semen (FAS) dan konsentrasi superplasticizer untuk meningkatkan workability dan mengurangi anomali pemadatan. Terakhir, pemanfaatan tambahan pozzolan seperti fly ash atau silica fume dapat dikembangkan untuk memaksimalkan potensi kimia limbah Sandblasting dalam meningkatkan kuat lentur beton sesuai standar perkerasan kaku.

Read online
File size446.26 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test