UNRIKAUNRIKA
JURNAL DIMENSIJURNAL DIMENSITujuan penelitian ini untuk memperoleh persentase dosis aditif optimum, jenis aditif yang digunakan yakni retarder dan plastisicer merk Plastiment-VZ produk Sika Indonesia. Variasi dosisnya yaitu 0,15%; 0,20%; 0,25% terhadap berat semen. Jumlah total benda uji yakni 12 buah, dengan rincian jumlah sampel untuk setiap variasi dosis terdapat 3 benda uji dan ditambah 3 benda uji beton normal. Benda uji yang digunakan adalah benda uji silinder dengan ukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Benda uji beton normal dengan variasi dosis bahan aditif direncanakan pada kuat tekan rencana K-250. Hasil penelitian ini sebagai berikut dosis optimum dicapai pada dosis aditif terendah (0,15%) dengan kuat tekan yang dicapai 321,88 kg/cm2 dan nilai slump sebesar 155 mm. Nilai slump meningkat seiring bertambahnya dosis, pada variasi beton dengan dosis aditif 0,20% diperoleh nilai slump 160 mm, dan untuk dosis 0,25% diperoleh nilai slump 165 mm. Meningkatnya nilai slump tidak berbanding lurus dengan nilai kuat tekannya. Untuk beton variasi dosis 0,20% dicapai kuat tekan 311,83 kg/cm2, dan pada dosis 0,25% dicapai kuat tekan 306,30 kg/cm2.
Berdasarkan hasil penelitian, kuat tekan beton normal sebesar 314,86 kg/cm² memenuhi kriteria yang disyaratkan.Namun, nilai slump beton normal 12,17 cm tidak memenuhi syarat kelecakan yang direncanakan sebesar 15 cm.Dosis optimum aditif Plastiment VZ sebesar 0,15 % menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 321,88 kg/cm² dengan slump 155 mm, lebih baik dibandingkan dosis 0,20 % dan 0,25 %.
Saran penelitian selanjutnya meliputi tiga arah utama. Pertama, dapat dilakukan penelitian komparatif terhadap berbagai jenis bahan aditif retarder dan plasticizer, termasuk merek dan formulasi berbeda, untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kuat tekan dan kelecakan beton tiang bor, sehingga dapat dipilih aditif yang paling efisien. Kedua, diperlukan studi lapangan yang memantau kinerja beton dengan dosis optimum 0,15 % selama periode waktu yang lebih lama, mencakup sifat tahan air, penurunan kuat tekan, dan perilaku bleeding pada kondisi iklim dan beban nyata, guna memastikan kehandalan hasil laboratorium pada aplikasi praktis. Ketiga, dengan memanfaatkan data percobaan yang ada, peneliti dapat membangun model prediksi berbasis pembelajaran mesin atau regresi multivariat yang menghubungkan variabel dosis, jenis agregat, dan rasio air‑semen dengan nilai slump dan kuat tekan yang diinginkan, sehingga perancangan campuran beton dapat dilakukan secara otomatis dan akurat. Ketiga arah tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang optimalisasi aditif beton dan meningkatkan kualitas konstruksi tiang bor di masa mendatang.
| File size | 227.46 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PTTIPTTI Program ini mengenalkan kewirausahaan berbasis budidaya maggot sebagai cara mandiri secara ekonomi sekaligus mengelola sampah organik secara berkelanjutan.Program ini mengenalkan kewirausahaan berbasis budidaya maggot sebagai cara mandiri secara ekonomi sekaligus mengelola sampah organik secara berkelanjutan.
STAIYPIQBAUBAUSTAIYPIQBAUBAU Boyolali merupakan kota penghasil susu dan menjadikan peternakan menjadi salah satu opsi terbesar kegiatan ekonomi. Terbatasnya sumber daya pakan hijauanBoyolali merupakan kota penghasil susu dan menjadikan peternakan menjadi salah satu opsi terbesar kegiatan ekonomi. Terbatasnya sumber daya pakan hijauan
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kelompok masyarakat menjadi terampil dalam membudidayakan maggot dan menggunakannya sebagai pakanHasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kelompok masyarakat menjadi terampil dalam membudidayakan maggot dan menggunakannya sebagai pakan
UNSERAUNSERA Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman dan keterampilan santri dalam mengelola limbah organik secara produktif. Kegiatan iniPermasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman dan keterampilan santri dalam mengelola limbah organik secara produktif. Kegiatan ini
UNSULBARUNSULBAR Pakan silase limbah sayuran, dengan suplementasi tepung limbah ikan, dapat dicobakan pada ternak untuk melihat peningkatan produktivitas serta efektivitasPakan silase limbah sayuran, dengan suplementasi tepung limbah ikan, dapat dicobakan pada ternak untuk melihat peningkatan produktivitas serta efektivitas
UNSULBARUNSULBAR Wafer pakan ternak berbasis limbah jagung dengan lama penyimpanan hingga 8 minggu merupakan penyajian pakan ternak dengan inovasi teknologi pengolahanWafer pakan ternak berbasis limbah jagung dengan lama penyimpanan hingga 8 minggu merupakan penyajian pakan ternak dengan inovasi teknologi pengolahan
UNSULBARUNSULBAR Penelitian dilakukan Januari hingga April 2024 di Kecamatan Tompobulu menggunakan metode observasi dan analisis deskriptif kualitatif dengan data primerPenelitian dilakukan Januari hingga April 2024 di Kecamatan Tompobulu menggunakan metode observasi dan analisis deskriptif kualitatif dengan data primer
UNSULBARUNSULBAR Manajemen pemberian pakan yang diterapkan peternak masih belum tepat untuk memenuhi kebutuhan pakan. Jumlah pakan belum memenuhi kebutuhan oleh karenaManajemen pemberian pakan yang diterapkan peternak masih belum tepat untuk memenuhi kebutuhan pakan. Jumlah pakan belum memenuhi kebutuhan oleh karena
Useful /
UNRIKAUNRIKA B/2010/PN. BTM dan posisi kasus No. 420/PID. BTM yang terkait dengan Undang-Undang No. 17 Tahun 2006. Tindak pidana penyelundupan merupakan tindakan melawanB/2010/PN. BTM dan posisi kasus No. 420/PID. BTM yang terkait dengan Undang-Undang No. 17 Tahun 2006. Tindak pidana penyelundupan merupakan tindakan melawan
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Pelatihan ini juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk membantu guru dalam menyusun soal secara efisien dan sistematis. Artikel iniPelatihan ini juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk membantu guru dalam menyusun soal secara efisien dan sistematis. Artikel ini
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Ketika perbedaan ini tidak dikelola dengan bijak maka akan mudah memicu konflik, menjadi akar perpecahan termasuk hubungan bernegara dan berkeluarga. PenelitianKetika perbedaan ini tidak dikelola dengan bijak maka akan mudah memicu konflik, menjadi akar perpecahan termasuk hubungan bernegara dan berkeluarga. Penelitian
UNRIKAUNRIKA Data tersebut kemudian dianalisis dengan klasifikasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memilih daerah pedesaan karena lokasi industriData tersebut kemudian dianalisis dengan klasifikasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memilih daerah pedesaan karena lokasi industri