UMNUMN

Ultima Accounting : Jurnal Ilmu AkuntansiUltima Accounting : Jurnal Ilmu Akuntansi

Berbagai program insentif perpajakan, seperti sunset policy, e-spt, e-filling, e-billing, dan Tax Payer Year (TPWP), belum efektif meningkatkan penerimaan dan kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini mengeksplorasi program Tax Amnesty 2016 yang diterapkan Direktorat Jenderal Pajak untuk meningkatkan penerimaan negara dan kepatuhan wajib pajak. Data realisasi hingga Oktober 2016 menunjukkan respons positif dari wajib pajak dalam melaporkan harta dan melunasi hutang pajak. Menggunakan metode campuran dengan pendekatan kualitatif awal melalui teknik Most Significant Change (MSC), penelitian ini mengidentifikasi perubahan yang dirasakan wajib pajak, yaitu kemudahan pelaporan dan penghitungan pajak serta tarif denda yang rendah. Namun, data kuantitatif tidak mendukung sepenuhnya temuan kualitatif: persepsi keadilan dalam Tax Amnesty ternyata tidak meningkatkan kepatuhan, karena pertimbangan lain seperti profesi, kondisi ekonomi, dan jasmani wajib pajak lebih dominan. Kompleksitas pelaporan pajak terbukti secara signifikan memengaruhi kepatuhan, sejalan dengan temuan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa ambiguitas peraturan pajak mendorong penghindaran pajak.

Persepsi keadilan dalam program Tax Amnesty, seperti tarif denda yang rendah, tidak secara signifikan meningkatkan kepatuhan wajib pajak karena pertimbangan lain seperti profesi, kondisi ekonomi, dan kesehatan wajib pajak lebih berpengaruh.Kompleksitas pelaporan pajak terbukti menjadi faktor utama yang memengaruhi kepatuhan, di mana peraturan yang rumit dan tidak jelas mendorong wajib pajak untuk hanya melaporkan sebagian penghasilan.Temuan ini mendukung hipotesis bahwa simplifikasi prosedur pelaporan pajak lebih efektif daripada insentif fiskal semata dalam meningkatkan kepatuhan jangka panjang.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana desain ulang formulir SPT berbasis kebutuhan profesi, seperti dosen, dokter, dan wiraswasta, dapat mengurangi kebingungan dalam pelaporan penghasilan ganda. Selain itu, perlu diteliti apakah penyediaan panduan interaktif berbasis AI yang disesuaikan dengan jenis penghasilan wajib pajak dapat meningkatkan keakuratan pelaporan tanpa mengandalkan konsultan pajak. Terakhir, studi dapat menguji efek jangka panjang dari edukasi perpajakan berbasis cerita pengalaman nyata wajib pajak yang berhasil memenuhi kewajiban setelah mengikuti Tax Amnesty, untuk memahami bagaimana narasi keadilan prosedural dapat membentuk sikap patuh secara berkelanjutan.

  1. #tax amnesty#tax amnesty
  2. #kebijakan dividen#kebijakan dividen
Read online
File size293.47 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2qk
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test