ADAIADAI

INTERNATIONAL JOURNAL OF TRENDS IN ACCOUNTING RESEARCHINTERNATIONAL JOURNAL OF TRENDS IN ACCOUNTING RESEARCH

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepercayaan terhadap pemerintah terhadap kepatuhan pajak dengan persepsi keadilan pajak sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan data primer yang diperoleh langsung melalui kuesioner yang didistribusikan kepada wajib pajak UMKM sektor makanan dan minuman di Kota Banjarmasin, menggunakan teknik pengambilan sampel non‑probabilitas (convenience sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap pemerintah berpengaruh positif terhadap persepsi keadilan pajak serta kepatuhan pajak; persepsi keadilan pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan pajak; dan persepsi keadilan pajak memediasi hubungan antara kepercayaan terhadap pemerintah dan kepatuhan pajak.

Kepercayaan yang tinggi terhadap pemerintah memperkuat persepsi keadilan pajak serta secara signifikan meningkatkan kepatuhan pajak di kalangan wajib pajak UMKM.Menurut Teori Heuristik Keadilan, persepsi keadilan pajak sendiri berpengaruh positif terhadap kepatuhan pajak, sementara Teori Slippery Slope menjelaskan bahwa kepercayaan menjadi faktor utama yang memediasi pengaruh tersebut.Dengan demikian, upaya meningkatkan kepercayaan publik dan persepsi keadilan pajak dapat menjadi strategi efektif untuk memperbaiki tingkat kepatuhan pajak.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan instrumen survei yang lebih komprehensif dengan menambah jumlah item pada skala kepercayaan pemerintah, persepsi keadilan pajak, dan kepatuhan pajak untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas pengukuran; apakah penambahan item tersebut dapat memperkuat hubungan struktural antar variabel? Selanjutnya, studi lintas wilayah dapat dilakukan dengan membandingkan UMKM di kota besar dengan UMKM di daerah pedesaan untuk menguji apakah konteks geografis memoderasi pengaruh kepercayaan pemerintah dan persepsi keadilan pajak terhadap kepatuhan pajak; bagaimana perbedaan tersebut mempengaruhi kekuatan mediasi? Terakhir, penelitian longitudinal yang mengikuti perubahan persepsi dan kepatuhan selama periode reformasi kebijakan perpajakan dapat mengidentifikasi dinamika temporal hubungan yang ditemukan; apakah intervensi kebijakan yang meningkatkan transparansi penggunaan pajak dapat secara berkelanjutan meningkatkan kepercayaan dan kepatuhan? Selain itu, penerapan pendekatan mixed‑methods dengan menggabungkan data kuantitatif dan wawancara mendalam dapat memberikan insight kualitatif mengenai faktor‑faktor yang tidak terukur secara statistik, seperti motivasi intrinsik wajib pajak.

  1. PENGARUH PEMAHAMAN, SANKSI PERPAJAKAN, TINGKAT KEPERCAYAAN PADA PEMERINTAH DAN HUKUM, SERTA NASIONALISME... doi.org/10.14710/jaa.v14i1.18221PENGARUH PEMAHAMAN SANKSI PERPAJAKAN TINGKAT KEPERCAYAAN PADA PEMERINTAH DAN HUKUM SERTA NASIONALISME doi 10 14710 jaa v14i1 18221
  2. Dampak Kebijakan PP Nomor 55 Tahun 2022, Kesadaran Wajib Pajak, Dan Kepercayaan Kepada Pemerintah Tehadap... doi.org/10.47233/jebs.v4i1.1531Dampak Kebijakan PP Nomor 55 Tahun 2022 Kesadaran Wajib Pajak Dan Kepercayaan Kepada Pemerintah Tehadap doi 10 47233 jebs v4i1 1531
  3. PENGARUH PENGETAHUAN PERPAJAKAN DAN PERSEPSI KEADILAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK MELALUI... journal.uniku.ac.id/index.php/jrka/article/view/1929PENGARUH PENGETAHUAN PERPAJAKAN DAN PERSEPSI KEADILAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK MELALUI journal uniku ac index php jrka article view 1929
Read online
File size329.54 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test