ASIAASIA

RISTANSI: Riset AkuntansiRISTANSI: Riset Akuntansi

Keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pendapatan negara melalui sektor pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil usaha poultry, makna kepatuhan perpajakan bagi pelaku usaha poultry, perilaku penghindaran kewajiban pajak (tax avoidance) pada pelaku usaha poultry, dan untuk mengetahui upaya-upaya dalam mengatasi perilaku penghindaran kewajiban pajak (tax avoidance) pada pelaku usaha poultry di Kabupaten Blitar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif atau paradigma alamiah (naturalistic paradigm) dengan menggunakan paradigma interpretif melalui pendekatan fenomenologis transendental Husrell. Hasil penelitian menemukan bahwa kepatuhan pajak pelaku usaha poultry di Kabupaten Blitar sangat rendah. Hal tersebut dikarenakan memandang tarif pajak terlalu besar, yakni tarif 0,5% dikalikan omzet per tahun.

Pelaku usaha poultry di Kabupaten Blitar mampu memahami makna pajak dan mengetahui kewajibannya sebagai wajib pajak UMKM, namun tingkat kepatuhan pajak mereka secara umum sangat rendah.Penghindaran pajak dilakukan karena tarif 0,5% dari omzet per tahun dianggap terlalu memberatkan, sehingga pelaku usaha melakukan perencanaan laporan keuangan (tax planning) untuk mengurangi beban pajak tanpa melanggar aturan.Upaya mengatasi penghindaran pajak telah dilakukan oleh KPP Pratama Blitar melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan terhadap pelaku UMKM.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan tarif pajak berbasis laba bersih dibandingkan dengan tarif berbasis omzet terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di sektor peternakan, untuk mengevaluasi aspek keadilan dan dampaknya terhadap insentif membayar pajak. Kedua, perlu dikaji efektivitas pendampingan pajak berbasis komunitas usaha, di mana pelaku usaha poultry saling mendukung dalam memahami kewajiban perpajakan melalui kelompok diskusi terpandu yang difasilitasi petugas pajak. Ketiga, perlu dieksplorasi desain sistem peringatan dini pelaporan pajak berbasis digital sederhana yang dapat membantu pelaku UMKM poultry mengingat batas omzet Rp 4,8 miliar, sehingga mereka dapat melakukan perencanaan usaha dan penghindaran insidental dari status sebagai wajib pajak badan yang lebih kompleks. Penelitian-penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang bagaimana kebijakan perpajakan yang lebih adil, pendekatan sosial dalam kepatuhan, dan dukungan teknologi sederhana dapat bersinergi meningkatkan ketaatan pajak di kalangan UMKM tanpa menambah beban administratif yang memberatkan.

  1. Understanding Small Business Taxpayers - Eliza Ahmed, Valerie Braithwaite, 2005. small business taxpayers... doi.org/10.1177/0266242605055911Understanding Small Business Taxpayers Eliza Ahmed Valerie Braithwaite 2005 small business taxpayers doi 10 1177 0266242605055911
Read online
File size549.62 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test