STIE AASSTIE AAS

International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR)International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR)

Peralihan sistem perhitungan pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 dari tarif progresif ke skema Tarif Efektif Rata‑Rata (TER) memberikan kemudahan administratif bagi wajib pajak dalam melaksanakan pemotongan pajak. Namun, terdapat perbedaan beban pajak di antara karyawan tetap PT XYZ yang masuk ke dalam berbagai kelompok TER (A, B, dan C) berdasarkan status Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Perbedaan tersebut menjadi lebih signifikan ketika penghasilan bruto meningkat, misalnya saat tunjangan hari raya diberikan, sehingga beberapa karyawan yang sebelumnya tidak dikenakan pemotongan pajak menjadi wajib pajak. Jumlah total Pajak Penghasilan Pasal 21 yang dipotong dengan skema TER cenderung lebih tinggi dibandingkan perhitungan menggunakan tarif progresif. Temuan ini menunjukkan bahwa klasifikasi kelompok TER dan fluktuasi penghasilan bruto merupakan faktor penting dalam menentukan beban pajak yang ditanggung setiap karyawan.

Klasifikasi kelompok TER dalam perhitungan pemotongan PPh Pasal 21 di PT XYZ dipengaruhi oleh jenis penghasilan bruto, baik reguler (gaji bulanan) maupun tidak reguler (tunjangan hari raya), serta status PTKP masing‑masing karyawan.Akibatnya, beberapa karyawan yang sebelumnya tidak dikenakan pajak (A, C, D, H) menjadi wajib pajak pada periode April dan Mei, dengan besaran TER yang menurun seiring meningkatnya PTKP.Penerapan skema TER menghasilkan total pemotongan pajak yang lebih rendah dibandingkan tarif progresif, namun tetap menghasilkan under‑withholding yang lebih besar dibandingkan perhitungan sebelumnya.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan skema Tarif Efektif Rata‑Rata (TER) mempengaruhi beban pajak pada perusahaan dengan struktur upah yang lebih beragam, termasuk pekerja kontrak, lepas, dan pekerja paruh waktu, sehingga dapat dibandingkan dengan hasil pada karyawan tetap PT XYZ. Dengan memperluas sampel ke berbagai jenis kontrak kerja, dapat diketahui apakah perbedaan kelompok TER tetap konsisten atau berubah sesuai karakteristik penghasilan. Selanjutnya, studi longitudinal yang melacak perubahan beban pajak selama beberapa tahun setelah penerapan PP No. 58/2023 dapat mengidentifikasi apakah fenomena under‑withholding berlanjut atau berkurang seiring adaptasi perusahaan dan wajib pajak. Pendekatan ini memungkinkan analisis dampak kebijakan jangka panjang terhadap kepatuhan dan penerimaan negara. Selain itu, analisis komparatif antara metode perhitungan TER dan tarif progresif dengan mempertimbangkan variabel tambahan seperti tunjangan kesehatan, bonus akuisisi, dan fluktuasi nilai tukar dapat menilai keakuratan dan keadilan beban pajak secara lebih menyeluruh. Penelitian ini dapat menghasilkan rekomendasi perbaikan regulasi yang lebih responsif terhadap variasi penghasilan riil.

  1. ANALISIS PENERAPAN WITHHOLDING TAX SYSTEM PRESPEKTIF MUTATIS MUTANDIS PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH (Studi... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/el-muhasaba/article/view/5409ANALISIS PENERAPAN WITHHOLDING TAX SYSTEM PRESPEKTIF MUTATIS MUTANDIS PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Studi ejournal uin malang ac index php el muhasaba article view 5409
  2. ANALISIS PERHITUNGAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PEGAWAI TETAP PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA... ejournal.unsrat.ac.id/index.php/gc/article/view/17685ANALISIS PERHITUNGAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PEGAWAI TETAP PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA ejournal unsrat ac index php gc article view 17685
  3. Skema Terbaru Perhitungan Peraturan PPh Pasal 21 Berdasarkan PP Nomor 58 Tahun 2023 Pada Wajib Pajak... jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/15728Skema Terbaru Perhitungan Peraturan PPh Pasal 21 Berdasarkan PP Nomor 58 Tahun 2023 Pada Wajib Pajak jurnal syntaxliterate index php syntax literate article view 15728
  1. #brand awareness#brand awareness
  2. #financial performance#financial performance
Read online
File size319.73 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-37D
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test