UIBAUIBA

Surplus: Jurnal Riset Mahasiswa Ekonomi, Manajemen, dan AkuntansiSurplus: Jurnal Riset Mahasiswa Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi

Penelitian ini mengkaji fenomena pertumbuhan pesat industri kecantikan lokal di Indonesia yang didorong oleh pangsa pasar Generasi Z. Meski menjadi segmen konsumen terbesar, karakteristik unik Generasi Z yang cenderung kurang loyal terhadap merek tertentu menjadi tantangan tersendiri bagi industri. Studi ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kualitas produk dan etnosentrisme konsumen terhadap loyalitas konsumen Generasi Z, dengan fokus pada produk perona bibir atau lipstik lokal. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei terhadap 290 responden yang termasuk dalam Generasi Z. Analisis regresi linear berganda dengan SPSS 29 digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingkat loyalitas responden berada pada kategori sedang, sementara kedua variabel independen yaitu persepsi kualitas produk dan etnosentrisme konsumen, menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Temuan ini berkontribusi pada literatur perilaku konsumen dan memberikan implikasi praktis bagi produsen kosmetik lokal dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan loyalitas konsumen muda, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar global. Kata kunci: Etnosentrisme, Generasi Z, Loyalitas, Persepsi Kualitas, Produk Kecantikan.

Generasi Z mewakili pangsa pasar utama bagi industri kecantikan lokal yang berkembang pesat, dengan karakteristik konsumen yang unik dan cenderung kurang loyal terhadap merek tertentu.Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden Generasi Z memiliki tingkat loyalitas sedang terhadap produk lipstik lokal, yang mencerminkan perilaku multi-brand loyalty.Persepsi kualitas produk dan etnosentrisme konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas, dengan persepsi kualitas memberikan dampak lebih dominan, didorong oleh kesetaraan kualitas dengan produk impor serta harga yang lebih terjangkau.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pengaruh sosial media dan influencer membentuk loyalitas Generasi Z terhadap produk kecantikan lokal dalam periode waktu yang lebih lama, misalnya melalui studi longitudinal untuk melihat perubahan perilaku konsumsi dari waktu ke waktu. Selain itu, penelitian baru bisa memeriksa apakah loyalitas multi-brand pada Generasi Z dipengaruhi oleh faktor budaya dan norma sosial di Indonesia, dengan melibatkan kelompok sampel yang lebih beragam termasuk pria untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif. Penelitian berikutnya juga bisa membandingkan loyalitas Generasi Z terhadap produk kecantikan lokal versus global, dengan fokus pada bagaimana inovasi produk baru dapat mengubah persepsi kualitas dan etnosentrisme di pasar yang lebih luas, sehingga membantu memori generasi masa depan menyesuaikan strategi bisnis mereka. Dengan menggabungkan pendekatan kuanti tatif dan kualitatif, kita dapat memahami lebih dalam motivasi di balik perilaku multi-brand loyalty, seperti keinginan untuk variasi dan kemudahan dalam berbelanja yang memengaruhi keputusan pembelian Generasi Z. Penemuan dari penelitian sebelumnya menunjukkan kebutuhan untuk kajian mendalam tentang multi-brand loyalty, sehingga penelitian baru dapat mengembangkan model teoritis yang menghubungkan etnosentrisme, persepsi kualitas, dan loyalitas dengan variabel tambahan seperti dampak lingkungan atau keberlanjutan produk kosmetik. Ini akan menjadi dasar untuk memprediksi tren konsumen di masa depan dan mengoptimalkan potensi pasar Generasi Z, terutama dalam menghadapi persaingan dari merek internasional.

  1. #pemasaran digital#pemasaran digital
  2. #inovasi produk#inovasi produk
Read online
File size305.12 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-1Cf
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test