PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan TeknologiPena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan TeknologiPerbedaan hasil penelitian tentang pengaruh kompetensi digital, knowledge sharing, motivasi terhadap kinerja mendasari dilakukan penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompetensi digital dan knowledge sharing terhadap kinerja tenaga kependidikan Universitas Pekalongan dengan motivasi sebagai variabel intervening. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Partial Lest Square (PLS). Hasil penelitian menjelaskan bahwa: Pertama, kompetensi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi. Kedua kompetensi digital berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja. Ketiga knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi. Keempat knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Kelima motivasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja. Keenam kompetensi digital berpengaruh langsung terhadap kinerja, artinya motivasi tidak berperan dalam memediasi hubungan kompetensi digital terhadap Kinerja. Ketujuh knowledge sharing berpengaruh langsung terhadap kinerja, artinya motivasi tidak berperan dalam memediasi hubungan knowledge sharing terhadap kinerja.
Kinerja tenaga kependidikan dipengaruhi oleh kompetensi digital dan knowledge sharing, dengan motivasi sebagai variabel intervening.Kompetensi digital memiliki dampak signifikan pada motivasi tetapi tidak langsung meningkatkan kinerja.Knowledge sharing secara signifikan memengaruhi baik motivasi maupun kinerja.Penelitian menunjukkan pentingnya memperkuat budaya berbagi pengetahuan dan meningkatkan kompetensi digital untuk meningkatkan kinerja organisasi.
1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran alat digital dalam memfasilitasi knowledge sharing di lingkungan pendidikan. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana motivasi kerja berbeda dalam konteks budaya organisasi yang beragam. 3. Penelitian dapat mengkaji dampak struktur manajemen yang mendukung kolaborasi terhadap kinerja tenaga kependidikan, dengan fokus pada interaksi antara kompetensi digital, knowledge sharing, dan motivasi.
| File size | 393.99 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Kegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif, pengetahuan masyarakat diukur dengan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. IntervensiKegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif, pengetahuan masyarakat diukur dengan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi
IDID Hasilnya menunjukkan peningkatan konsisten sebesar 19–20% di semua aspek: Konsep Pembelajaran Mendalam dan RPL BK (dari 58% menjadi 78%), Strategi GuruHasilnya menunjukkan peningkatan konsisten sebesar 19–20% di semua aspek: Konsep Pembelajaran Mendalam dan RPL BK (dari 58% menjadi 78%), Strategi Guru
IDID Kegiatan pengabdian masyarakat tentang edukasi mengenal tanda-tanda bahaya kehamilan di wilayah puskesmas kelurahan Cipayung berjalan lancar dan tertib.Kegiatan pengabdian masyarakat tentang edukasi mengenal tanda-tanda bahaya kehamilan di wilayah puskesmas kelurahan Cipayung berjalan lancar dan tertib.
IDID Program dilaksanakan selama dua bulan di YPI Baitul Izzah Nganjuk dengan melibatkan 30 siswa SMP dan SMA sebagai kader sahabat sebaya. Metode yang digunakanProgram dilaksanakan selama dua bulan di YPI Baitul Izzah Nganjuk dengan melibatkan 30 siswa SMP dan SMA sebagai kader sahabat sebaya. Metode yang digunakan
IDID Setelah kegiatan dilakukan, terjadi peningkatan pemahaman yang nyata, disertai kemampuan ibu dalam menyiapkan makanan bergizi yang lebih baik dan sesuaiSetelah kegiatan dilakukan, terjadi peningkatan pemahaman yang nyata, disertai kemampuan ibu dalam menyiapkan makanan bergizi yang lebih baik dan sesuai
IDID Metode yang digunakan adalah lokakarya partisipatif yang dirancang interaktif dan kontekstual. Kegiatan ini mencakup presentasi konseptual tentang perbedaanMetode yang digunakan adalah lokakarya partisipatif yang dirancang interaktif dan kontekstual. Kegiatan ini mencakup presentasi konseptual tentang perbedaan
STT ABDIELSTT ABDIEL Akibatnya ada kecenderungan menolak sinkretisme dengan alasan menjaga kemurnian ajaran. Upaya membangun teologi yang kontekstual terlihat hanya dari sisiAkibatnya ada kecenderungan menolak sinkretisme dengan alasan menjaga kemurnian ajaran. Upaya membangun teologi yang kontekstual terlihat hanya dari sisi
STISIPWIDYAPURI SMISTISIPWIDYAPURI SMI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis dinamika pola perilaku kerja dalam konteks budaya organisasi di Kantor KecamatanTujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis dinamika pola perilaku kerja dalam konteks budaya organisasi di Kantor Kecamatan
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 3%), had a high school education (59. 3%), and had cared for CHD patients for less than one year (55. 5%). In the bivariate analysis, the pretest scores3%), had a high school education (59. 3%), and had cared for CHD patients for less than one year (55. 5%). In the bivariate analysis, the pretest scores
IDID Transformasi digital di bidang pendidikan menuntut sekolah untuk mengadopsi sistem penilaian berbasis teknologi informasi. Salah satu implementasi kebijakanTransformasi digital di bidang pendidikan menuntut sekolah untuk mengadopsi sistem penilaian berbasis teknologi informasi. Salah satu implementasi kebijakan
STISIPWIDYAPURI SMISTISIPWIDYAPURI SMI Penerapan sistem e-purchase di Sekretariat Daerah Kabupaten Simalungun memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan prinsip tata kelola yang baik melaluiPenerapan sistem e-purchase di Sekretariat Daerah Kabupaten Simalungun memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan prinsip tata kelola yang baik melalui
STISIPWIDYAPURI SMISTISIPWIDYAPURI SMI Namun, hambatan dalam aspek komunikasi kebijakan, keterbatasan sumber daya manusia, serta lemahnya koordinasi antarinstansi masih menjadi kendala yangNamun, hambatan dalam aspek komunikasi kebijakan, keterbatasan sumber daya manusia, serta lemahnya koordinasi antarinstansi masih menjadi kendala yang