UNRIKAUNRIKA

JURNAL DIMENSIJURNAL DIMENSI

Tujuan penelitian ini adalah untuk meng. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Sampel diambil dengan menggunakan metode sample random proporsional. Sampel diambil secara acak dari banyak dari orang-orang dari strata ekonomi lemah, menengah dan atas. Data tersebut kemudian dianalisis dengan klasifikasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memilih daerah pedesaan karena lokasi industri yang lebih dekat dengan mereka untuk pergi bekerja, dan harga rumah atau sewa juga relatif lebih murah. Masyarakat yang memilih tinggal di Kota Batam melakukannya karena ingin meningkatkan taraf hidup dengan membuka usaha alternatif selain bekerja di bidang industri. Destinasi perjalanan masyarakat berada di dalam dan sekitar pedesaan karena disitulah letak industri merata dan selebihnya melakukan perjalanan ke daerah sekitar Pulau Batam.

Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penduduk memilih tinggal di daerah pinggiran (Nongsa, Sekupang, Sei Beduk) karena kedekatannya dengan area industri, aksesibilitas yang baik, serta harga rumah atau sewa yang lebih murah.penduduk yang tinggal di pusat kota (Lubuk Baja) memilih karena faktor strategis untuk membuka usaha dan kedekatannya dengan pusat perdagangan serta industri.serta pola pergerakan penduduk sebagian besar tetap berada dalam wilayah masing‑masing dengan beberapa aliran signifikan menuju kawasan industri dan pusat kota, sementara moda transportasi yang dipilih berbeda antara wilayah pinggiran (motor, mobil pribadi, dan sebagian angkutan umum) dan pusat kota (mobil pribadi mendominasi).

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) bagaimana penerapan sistem transportasi massal berbasis teknologi informasi, seperti aplikasi penjadwalan dan pemantauan real‑time, dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi di wilayah pinggiran serta meningkatkan kepuasan pengguna transportasi umum; (2) analisis kelayakan ekonomi dan sosial dari pembangunan perumahan berbiaya rendah dengan standar kualitas hidup yang terintegrasi dengan fasilitas publik, terutama di kawasan hinterland, untuk memahami dampaknya terhadap pola migrasi dan kesejahteraan rumah tangga; serta (3) pengembangan model perencanaan tata ruang yang menggabungkan data pergerakan penduduk berbasis big data dengan proyeksi pertumbuhan industri, guna menilai efektivitas kebijakan penataan kawasan industri‑perumahan dalam mengoptimalkan aksesibilitas dan mengurangi kemacetan. Penelitian ini sebaiknya menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif, melibatkan survei lapangan, analisis GIS, serta wawancara dengan pemangku kepentingan lokal. Hasilnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi konkret bagi pemerintah kota Batam untuk merumuskan kebijakan transportasi berkelanjutan, penyediaan perumahan terjangkau, dan penataan ruang yang lebih terkoordinasi. Dengan demikian, studi lanjutan tersebut akan menjawab kebutuhan aktual masyarakat serta mendukung pertumbuhan kota yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.

  1. #persepsi konsumen#persepsi konsumen
  2. #pengaruh kompetensi#pengaruh kompetensi
Read online
File size213.13 KB
Pages17
Short Linkhttps://juris.id/p-2Vr
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test