ABHINAYAABHINAYA

Journal of Public Health and NursingJournal of Public Health and Nursing

Miskomunikasi sering terjadi pada perawat saat memindahkan pasien dari ruang gawat darurat ke ruang rawat inap. Oleh karena itu, diperlukan tinjauan pustaka mengenai penggunaan IPASS sebagai format serah terima. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif IPASS sebagai format serah terima pasien antara ruang gawat darurat dan ruang rawat inap. Pencarian artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan Science Direct dengan kata kunci “IPASS dan “Timbang Terima untuk periode 2018–2025. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan IPASS efektif dalam meminimalkan miskomunikasi dan meningkatkan efisiensi pelaporan kondisi pasien selama proses serah terima.

Tinjauan literatur ini menemukan bahwa penggunaan IPASS sebagai format serah terima terbukti efektif, terlihat dari berkurangnya kesalahan atau miskomunikasi dalam pelaporan kondisi pasien.Selain itu, model serah terima IPASS memberikan efisiensi yang lebih tinggi dalam melaporkan kondisi dan perkembangan pasien karena metode pelaporan bersifat objektif pada poin-poin penting.Dengan demikian, penerapan IPASS dapat meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas komunikasi antar perawat.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris penerapan IPASS di rumah sakit Indonesia untuk menilai dampaknya terhadap keselamatan pasien dan tingkat kesalahan komunikasi, dengan desain studi kuasi‑eksperimental yang melibatkan beberapa unit rawat inap. Selanjutnya, diperlukan perbandingan antara IPASS dan format serah terima lain seperti SBAR dalam konteks unit perawatan intensif dan pediatrik, guna menentukan keunggulan relatif masing‑masing dalam meningkatkan akurasi data dan kepuasan perawat. Akhirnya, studi kualitatif yang mengeksplorasi hambatan serta faktor pendukung adopsi IPASS oleh perawat, termasuk aspek budaya organisasi, beban kerja, dan tingkat pelatihan, dapat memberikan wawasan penting untuk mengoptimalkan implementasi berkelanjutan di berbagai fasilitas kesehatan.

  1. Changes in Medical Errors after Implementation of a Handoff Program | New England Journal of Medicine.... nejm.org/doi/10.1056/NEJMsa1405556Changes in Medical Errors after Implementation of a Handoff Program New England Journal of Medicine nejm doi 10 1056 NEJMsa1405556
  2. MedPharmRes. medpharmres eissn doi https ump mpr original article pass baton model improving nursing... medpharmres.com/archive/view_article?pid=mpr-4-3-1MedPharmRes medpharmres eissn doi https ump mpr original article pass baton model improving nursing medpharmres archive view article pid mpr 4 3 1
  1. #pasien rawat inap#pasien rawat inap
  2. #kondisi pasien#kondisi pasien
Read online
File size206.77 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2pT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test