UNTAGUNTAG

DIA: Jurnal Administrasi PublikDIA: Jurnal Administrasi Publik

Akibat globalisasi dan perkembangan teknologi yang cepat, peningkatan efisiensi pada sistem produksi sekaligus sistem manajemen lingkungan secara simultan menjadi kritis untuk keberlanjutan jangka panjang. Penelitian ini berusaha menguji hubungan antara beberapa konsep perusahaan hijau, yaitu Budaya Organisasi Hijau, Inovasi Hijau, dan Kinerja Hijau serta Keunggulan Kompetitif, bersama dengan Kinerja Berkelanjutan. Data dikumpulkan dari 101 perusahaan yang beroperasi di berbagai sektor seperti produksi makanan, pendidikan, farmasi, dan lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi. Hasil menunjukkan bahwa Budaya Organisasi Hijau berpengaruh positif signifikan terhadap Inovasi Hijau. Inovasi Hijau juga berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Hijau maupun Keunggulan Kompetitif. Selanjutnya, penelitian ini membuktikan bahwa baik Kinerja Hijau maupun Keunggulan Kompetitif berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Berkelanjutan. Kesimpulan, kontribusi, dan keterbatasan juga dibahas.

Penelitian ini menunjukkan bahwa Budaya Organisasi Hijau memberikan dampak positif signifikan terhadap Inovasi Hijau, yang pada gilirannya meningkatkan Kinerja Hijau serta Keunggulan Kompetitif, keduanya secara bersama‑sama berkontribusi pada peningkatan Kinerja Berkelanjutan.Temuan tersebut menegaskan bahwa integrasi konsep hijau dapat membantu perusahaan mempertahankan atau meningkatkan kinerja sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.Namun, penelitian ini masih terbatas pada variabel yang diuji dan menyarankan penambahan faktor‑faktor seperti manajemen pengetahuan, strategi, dan kepemimpinan, serta penerapan standar hijau yang disesuaikan dengan konteks negara atau jenis kepemilikan perusahaan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana praktik manajemen pengetahuan memoderasi hubungan antara Budaya Organisasi Hijau dan Kinerja Berkelanjutan di berbagai sektor industri, sehingga memberikan gambaran lebih jelas tentang peran pengetahuan dalam memperkuat efek hijau. Selanjutnya, diperlukan pengembangan dan pengujian kerangka kerja implementasi Budaya Organisasi Hijau yang terjangkau, dengan menyertakan modul edukasi dan pelatihan bagi UMKM, untuk menilai dampaknya terhadap Kinerja Hijau secara empiris. Terakhir, studi komparatif lintas negara mengenai standar hijau dan regulasi dapat menilai bagaimana kepemilikan publik versus privat memengaruhi efektivitas Inovasi Hijau dan Keunggulan Kompetitif, memberikan wawasan kebijakan yang lebih kontekstual bagi perusahaan di berbagai wilayah.

  1. Statistics in the Social Sciences | Wiley Online Books. statistics social sciences wiley books skip main... doi.org/10.1002/9780470583333Statistics in the Social Sciences Wiley Online Books statistics social sciences wiley books skip main doi 10 1002 9780470583333
  2. Does green transformational leadership lead to green innovation? The role of green thinking and creative... doi.org/10.1002/bse.2911Does green transformational leadership lead to green innovation The role of green thinking and creative doi 10 1002 bse 2911
  3. Reinforcing competitive advantage through green organizational culture and green innovation: The Service... tandfonline.com/doi/full/10.1080/02642069.2017.1402889Reinforcing competitive advantage through green organizational culture and green innovation The Service tandfonline doi full 10 1080 02642069 2017 1402889
  1. #keunggulan kompetitif#keunggulan kompetitif
  2. #inovasi hijau#inovasi hijau
Read online
File size444.55 KB
Pages24
Short Linkhttps://juris.id/p-2uy
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test