LIFESCIFILIFESCIFI

Arthatama: Journal of Business Management and AccountingArthatama: Journal of Business Management and Accounting

Risiko pajak dan penghindaran pajak telah menarik perhatian akademik karena implikasinya terhadap risiko perusahaan dan tata kelola. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh risiko pajak dan penghindaran pajak terhadap risiko perusahaan, dengan komposisi gender di dewan direksi sebagai variabel pemoderasi. Fokus pada perusahaan barang industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2023, penelitian ini menganalisis 45 observasi dari 16 perusahaan menggunakan regresi data panel. Risiko perusahaan diukur melalui volatilitas return saham, risiko pajak diwakili oleh ketidakpastian kewajiban pajak, dan penghindaran pajak dihitung sebagai rasio laba sebelum pajak terhadap total aset. Gender diukur berdasarkan proporsi direktur perempuan. Hasil menunjukkan bahwa risiko pajak berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko perusahaan, mengindikasikan manajemen yang lebih hati-hati di bawah ketidakpastian fiskal. Sebaliknya, penghindaran pajak berpengaruh positif signifikan, meningkatkan volatilitas arus kas dan eksposur reputasi. Namun, gender tidak secara signifikan memoderasi hubungan antara penghindaran pajak dan risiko perusahaan, kemungkinan besar karena representasi perempuan yang rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi konservatif secara fiskal dan peningkatan keragaman gender dalam tata kelola perusahaan.

Penelitian ini menemukan bahwa risiko pajak berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko perusahaan, menunjukkan bahwa perusahaan cenderung mengadopsi kebijakan yang lebih hati-hati ketika menghadapi ketidakpastian fiskal.Sebaliknya, penghindaran pajak berdampak positif signifikan terhadap risiko perusahaan, terkait dengan volatilitas arus kas dan risiko reputasi yang lebih tinggi.Representasi gender perempuan di dewan direksi tidak secara signifikan memoderasi hubungan antara penghindaran pajak dan risiko perusahaan, kemungkinan besar karena proporsi perempuan yang masih terbatas.

Pertama, penelitian lanjutan perlu memperluas cakupan sektor perusahaan, tidak hanya sektor barang industri, untuk melihat apakah temuan tentang pengaruh risiko pajak dan penghindaran pajak terhadap risiko perusahaan berlaku secara umum atau bersifat spesifik sektor. Kedua, perlu dilakukan studi kualitatif seperti wawancara mendalam dengan dewan direksi untuk memahami secara mendalam bagaimana keragaman gender sebenarnya memengaruhi proses pengambilan keputusan terkait strategi perpajakan, terutama dalam konteks etika dan konservatisme finansial. Ketiga, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi variabel moderasi lain yang relevan seperti kualitas komite audit, kepemilikan institusional, atau budaya organisasi untuk melihat apakah faktor-faktor tersebut memperkuat atau melemahkan hubungan antara praktik perpajakan dan risiko perusahaan, sekaligus menguji apakah variabel-variabel ini dapat menggantikan atau melengkapi peran gender dalam tata kelola risiko.

  1. #service quality#service quality
  2. #bank mandiri#bank mandiri
Read online
File size253.9 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-2z8
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test