AKRABJUARAAKRABJUARA

Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial

Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Konsep pesan pada website disbudpar.malutprov.go.id yang dimiliki Dinas Pariwisata Propinsi Maluku Utara yaitu mempromosikan kebudayaan dan pariwisata yang ada di Maluku Utara dan memberitahukan kegiatan promosi kepada masyarakat/ pengujung yang dituju tentang apa saja yang akan ditemui dalam mengunjungi website disbudpar.malutprov.go.id. 2) Kendala yang dihadapi yaitu keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolahan Website disbudpar.malutprov.go.id, persoalan penggunaan jaringan internet yang bermasalah dan belum terlalu memadai di kantor sehingga menjadi penghambat, dan juga mengenai alokasi pendanaan atau anggaran yang masih belum maksimal sebagai penunjang biaya perawatan alat server serta pembiayaan kuota internet di kantor, serta masih minimnya jalur koordinasi antara Dinas Pariwisata dengan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota yang belum efektif dalam konten promosi isi pesan pada laman website disbudpar.malutprov.go.id. 3) Tanggapan pengunjung terhadap website disbudpar.malutprov.go yaitu desain dan tampilan sangat sederhana sehingga mudah dipahami ketika membuka laman websitenya, dan beberapa keterwakilan gambar yang ditampilkan juga menrik perhatian pengujung untuk melihat objek-objek destinasi wisata yang ada di Maluku Utara.

id oleh Dinas Pariwisata Propinsi Maluku Utara bertujuan mempromosikan kebudayaan dan pariwisata di daerah tersebut serta memberikan informasi mengenai kegiatan promosi kepada masyarakat.Kendala utama dalam pengelolaan website meliputi keterbatasan sumber daya manusia, jaringan internet yang tidak memadai, alokasi anggaran yang terbatas, serta minimnya koordinasi dengan instansi daerah.Tanggapan pengunjung secara umum positif mengenai desain yang sederhana dan tampilan gambar yang menarik, meskipun konten belum lengkap dan belum terupdate secara berkala.

Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang efektivitas media sosial sebagai strategi promosi pariwisata Maluku Utara dibandingkan dengan website saat ini, untuk mengetahui apakah platform seperti Instagram atau YouTube mampu menjangkau audiens lebih luas secara interaktif. Kedua, penting untuk mengkaji model pelatihan digital bagi aparatur Dinas Pariwisata di tingkat kabupaten/kota, guna meningkatkan kapasitas SDM dalam pengelolaan konten digital dan pemanfaatan teknologi informasi secara berkelanjutan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi sistem informasi pariwisata terpadu yang menghubungkan website provinsi dengan website kabupaten/kota, agar informasi destinasi, fasilitas, dan event dapat diperbarui secara real-time dan menyeluruh. Studi ini juga perlu mengevaluasi kebutuhan pengguna berdasarkan aspek 5A (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, Aktivitas, dan Akomodasi) untuk memastikan kebutuhan wisatawan terpenuhi. Selain itu, penting pula mengukur dampak promosi digital terhadap kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan bahasa daerah atau konten lokal dalam promosi digital agar lebih autentik. Integrasi dengan platform nasional seperti Wonderful Indonesia juga perlu dievaluasi agar tidak terjadi tumpang tindih informasi. Model difusi inovasi dalam konteks birokrasi daerah bisa menjadi kerangka analisis untuk memahami hambatan adopsi teknologi. Akhirnya, diperlukan kajian tentang sumber pendanaan alternatif, seperti kerja sama dengan swasta, untuk keberlanjutan pengelolaan website.

  1. #lingkungan sekolah#lingkungan sekolah
  2. #keterampilan menulis#keterampilan menulis
Read online
File size230.74 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ij
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test