UNJUNJ

JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)

Kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum memerlukan beberapa komponen pendukung, salah satunya adalah bahan ajar. Guru memiliki peran yang penting dalam pemilihan bahan ajar yang akan digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah bahan ajar LKS elektronik menggunakan model pembelajaran Search Solve Create Share (SSCS) berbantuan FlipHTML5 pada materi Mikroprosesor Kelas XI jurusan Teknik Audio Video di SMKN 5 Jakarta, dengan menggunakan metode penelitian Research and Development dan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat langkah yaitu (Perancangan), (Pengembangan) dan (Penyebarluasan), namun pada penelitian ini dibatasi pada tahap pengembangan. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) LKS elektronik menggunakan model pembelajaran SSCS yang dikembangkan mengikuti metode R&D dan model 4D; (2) Uji kelayakan LKS oleh ahli materi, ahli bahasa, ahli desain instruksional, ahli media dengan hasil penilaian oleh ketiganya mendapatkan kategori Sangat Layak; (3) Uji coba LKS kepada siswa melalui uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil dengan penilaian LKS memperoleh kategori Sangat Layak.

LKS elektronik yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran SSCS berbantuan FlipHTML5 untuk materi Mikroprosesor kelas XI TAV di SMKN 5 Jakarta memiliki karakteristik berikut.Penelitian ini mengikuti metode penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahap utama, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebarluasan (disseminate).Namun, dalam penelitian ini, pengembangan LKS hanya mencapai tahap development (pengembangan).Hasil dari pengembangan ini menghasilkan LKS elektronik yang terdiri dari 64 halaman, yang dapat diakses melalui tautan berikut.Selanjutnya, LKS ini telah menjalani uji kelayakan oleh berbagai ahli, termasuk ahli materi, ahli bahasa, ahli desain instruksional, dan ahli media.Hasil uji kelayakan tersebut menunjukkan bahwa LKS ini mendapatkan persentase penilaian yang tinggi, dengan ahli materi memberikan penilaian sebesar 88,33%, ahli bahasa sebesar 93,75%, ahli desain instruksional sebesar 90,77%, dan ahli media sebesar 93,75%.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan model pembelajaran Search Solve Create Share (SSCS) pada mata pelajaran teknis lain selain mikroprosesor. Selain itu, evaluasi efektivitas LKS elektronik dalam konteks pendidikan di daerah terpencil atau sekolah dengan sumber daya terbatas dapat menjadi arah studi baru. Terakhir, pengintegrasian elemen multimedia interaktif seperti simulasi atau game berbasis teknologi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dapat menjadi fokus penelitian yang menarik.

Read online
File size193.51 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test