JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduTujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh atau tidaknya model kooperatif tipe Make A Match terhadap hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran IPS. Jenis penelitian yang diterapkan yaitu eksperimen dengan desain true experiment, berbentuk pretes-postes control group. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 05 dan SDN 25 Kecamatan V Koto Kampung Dalam Padang Pariaman yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kooperatif tipe Make A Match berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V dengan skor t-hitung (4,9045) lebih besar daripada t-tabel (1,697).
Model kooperatif tipe Make A Match berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas V dalam pembelajaran IPS.Hal ini dibuktikan melalui hasil posttest yang menunjukkan skor t-hitung (4,9045) lebih besar daripada t-tabel (1,697) pada taraf signifikansi 0,05.Dengan demikian, penerapan model tersebut dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional.
Pertama, perlu diteliti efektivitas model Make A Match pada mata pelajaran lain seperti matematika atau sains di sekolah dasar untuk melihat apakah dampak positifnya bersifat umum atau terbatas pada IPS. Kedua, penting untuk mengkaji pengaruh model ini terhadap keterampilan sosial dan interaksi antarsiswa selama proses pembelajaran, mengingat pendekatan kooperatif menekankan kerja kelompok dan komunikasi. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan yang mengeksplorasi perbedaan efektivitas model Make A Match ketika dikombinasikan dengan media pembelajaran digital atau kartu cetak, mengingat perkembangan teknologi pendidikan dan kebutuhan diversifikasi alat bantu belajar yang menarik dan interaktif. Penelitian-penelitian tersebut dapat memperluas pemahaman tentang kontekstualisasi model pembelajaran kooperatif ini di berbagai kondisi kelas dan kebutuhan peserta didik.
| File size | 500.16 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-2lH |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Berdasarkan hasil penelitian, model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think-Pair-Share) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa Kelas V semesterBerdasarkan hasil penelitian, model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think-Pair-Share) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa Kelas V semester
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Model pembelajaran kooperatif tipe GI dan TAPPS efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP di Kabupaten Pacitan dibandingkanModel pembelajaran kooperatif tipe GI dan TAPPS efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP di Kabupaten Pacitan dibandingkan
OJSOJS Hal ini disebabkan perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan waktu penelitian yang memengaruhi hasil.meskipun model GI berlandaskan konstruktivisme, penerapannyaHal ini disebabkan perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan waktu penelitian yang memengaruhi hasil.meskipun model GI berlandaskan konstruktivisme, penerapannya
EDUPEDEDUPED Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe investigasiPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe investigasi
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Terdapat empat solusi alternatif agar tradisionalisme pesantren bahkan bertahan di era global, yaitu: 1) fokus pada keahlian khusus, 2) mengembangkan kewirausahaan,Terdapat empat solusi alternatif agar tradisionalisme pesantren bahkan bertahan di era global, yaitu: 1) fokus pada keahlian khusus, 2) mengembangkan kewirausahaan,
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Subjek penelitian meliputi semua mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Statistika Dasar pada semester genap tahun akademik 2012/2013. Hasil menunjukkanSubjek penelitian meliputi semua mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Statistika Dasar pada semester genap tahun akademik 2012/2013. Hasil menunjukkan
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian dikatakan berhasil bila memenuhi kriteria: (1) nilai rata-rata ulangan Matematika materi Identitas Trigonometri minimal sebesar nilai KKM=70,Penelitian dikatakan berhasil bila memenuhi kriteria: (1) nilai rata-rata ulangan Matematika materi Identitas Trigonometri minimal sebesar nilai KKM=70,
UNTANUNTAN Untuk mengumpulkan data hasil penelitian digunakan tes prestasi belajar dan untuk menganalisis datanya digunakan analisis deskriptif kualitatif. DilihatUntuk mengumpulkan data hasil penelitian digunakan tes prestasi belajar dan untuk menganalisis datanya digunakan analisis deskriptif kualitatif. Dilihat
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Namun, sebagian kecil pedagang masih memiliki keterbatasan pemahaman dan persepsi negatif terhadap perbankan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategiNamun, sebagian kecil pedagang masih memiliki keterbatasan pemahaman dan persepsi negatif terhadap perbankan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi
JBASICJBASIC Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada para guru mengenai pengembangan lima kompetensi dasar matematika siswa, sehingga mereka menjadiPenelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada para guru mengenai pengembangan lima kompetensi dasar matematika siswa, sehingga mereka menjadi
JBASICJBASIC Peneliti melakukan perbaikan di siklus 2, pertemuan 1 mengalami peningkatan 68,17%, peneliti melakukan penyempurnaan pembelajaran di pertemuan 2 sebesarPeneliti melakukan perbaikan di siklus 2, pertemuan 1 mengalami peningkatan 68,17%, peneliti melakukan penyempurnaan pembelajaran di pertemuan 2 sebesar
JBASICJBASIC Temuan penelitian tentang keberhasilan guru menggunakan pendekatan keterampilan proses, pada tindakan siklus 1 pertemuan pertama menunjukkan bahwa, dariTemuan penelitian tentang keberhasilan guru menggunakan pendekatan keterampilan proses, pada tindakan siklus 1 pertemuan pertama menunjukkan bahwa, dari