NURUL FIKRINURUL FIKRI

DBESTI: Journal of Digital Business and Technology InnovationDBESTI: Journal of Digital Business and Technology Innovation

Kemajuan teknologi digital membuka peluang baru dalam pendidikan, termasuk bagi anak usia dini yang memiliki cara belajar unik melalui visual, audio, dan permainan. Sayangnya, metode pembelajaran konvensional belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut, sehingga anak-anak cepat bosan dan kurang aktif. Penelitian ini bertujuan merancang game edukasi digital yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai perkembangan anak untuk mendukung pembelajaran literasi dasar. Permasalahan yang dibahas meliputi desain game yang relevan, proses pengembangan yang efektif, serta evaluasi pengguna. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian dilakukan dengan mengamati respons anak saat bermain dan mengevaluasi pengalaman mereka. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan anak, terlihat dari naiknya nilai post-test. Hal ini membuktikan bahwa game edukasi digital dapat meningkatkan minat, fokus, dan pemahaman anak terhadap literasi. Kesimpulannya, game edukasi digital dengan pendekatan interaktif menjadi alternatif pembelajaran yang efektif bagi anak usia dini.

Game edukasi digital dirancang dengan mengutamakan tumbuh kembang anak usia dini, seperti penggunaan warna yang cerah, karakter lucu, suara latar yang ramah anak, serta interaksi sederhana.Proses perancangan menggunakan pendekatan user-centered design, yaitu melakukan pengamatan secara langsung terhadap perilaku anak, masukan dari guru, dan prinsip interaksi visual-auditori yang sesuai.Berdasarkan observasi dan wawancara, game edukasi ini mendapatkan respons positif dari anak-anak dan guru, menunjukkan peningkatan minat belajar, keterlibatan aktif, serta pemahaman terhadap materi literasi dasar.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas game edukasi ini terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini, dengan mengintegrasikan elemen-elemen permainan yang menantang koordinasi tangan dan mata. Kedua, pengembangan game dapat diperluas dengan menambahkan fitur personalisasi karakter dan alur cerita yang lebih beragam, sehingga anak merasa lebih terlibat dan termotivasi untuk belajar. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi augmented reality (AR) dalam game edukasi, untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif dan interaktif, di mana anak dapat berinteraksi dengan objek virtual dalam lingkungan nyata.

  1. Study Literature: Kegiatan Literasi Membaca dalam Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah... ejournal.indo-intellectual.id/index.php/imeij/article/view/610Study Literature Kegiatan Literasi Membaca dalam Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah ejournal indo intellectual index php imeij article view 610
  2. Pengembangan Media Game Edukasi ”Marbel Fauna” pada Siswa Sekolah Dasar |... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/3326Pengembangan Media Game Edukasi yCAyMarbel FaunayCAy pada Siswa Sekolah Dasar jbasic index php basicedu article view 3326
  3. Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) untuk Meningkatkan Hasil... jurnal.umsu.ac.id/index.php/JPPG/article/view/7092Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments TGT untuk Meningkatkan Hasil jurnal umsu ac index php JPPG article view 7092
Read online
File size571.47 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test