STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan AnakAl-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak

Sikap tanggung jawab pada anak usia dini tidak terbentuk secara otomatis, melainkan melalui proses peniruan terhadap perilaku dan kebiasaan orang-orang di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap tanggung jawab anak melalui metode bercerita dan role playing. Subjek penelitian adalah 15 anak kelas B TK Muslimat NU 5 Sholeh Yusuf di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan dengan empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis secara kualitatif. Indikator sikap tanggung jawab yang diamati meliputi kemampuan menyelesaikan tugas hingga tuntas, menjaga barang milik sendiri dan orang lain, serta merapikan alat setelah digunakan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari pra siklus sebesar 62,7% menjadi 81,6% pada siklus II pertemuan kedua. Temuan ini menunjukkan bahwa metode yang diterapkan tidak hanya berdampak positif secara statistik, tetapi juga mencerminkan perubahan perilaku nyata dalam keseharian anak.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bercerita dan role playing mampu meningkatkan rasa tanggung jawab anak di TK Muslimat NU 5 Sholeh Yusuf Kidal Tumpang.Peningkatan tanggung jawab yang terlihat mencakup kemampuan anak dalam menyelesaikan tugas hingga tuntas, menjaga barang milik pribadi maupun orang lain, serta mengembalikan mainan atau barang yang telah digunakan ke tempat semula.Berdasarkan hasil penelitian tersebut para guru sebaiknya memberikan cerita yang bervariasi dan dapat menggunakan alat atau media yang berbeda seperti bercerita dan role playing, menggunakan boneka tangan, dan berinteraksi dengan anak agar anak tidak hanya mendengarkan tapi juga ikut terlibat di dalam cerita tersebut.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang metode bercerita dan role playing terhadap perkembangan tanggung jawab anak usia dini. Selain itu, peneliti dapat mengkaji efektivitas pendekatan ini dalam konteks budaya atau lingkungan yang berbeda, seperti di daerah perkotaan atau sekolah dengan karakteristik demografi yang beragam. Penelitian juga bisa menggabungkan metode bercerita dan role playing dengan teknologi pendidikan, seperti penggunaan media interaktif atau aplikasi digital, untuk melihat apakah kombinasi ini meningkatkan keterlibatan anak secara lebih signifikan. Peneliti juga dapat memperluas cakupan studi ke usia yang lebih tua atau tingkat pendidikan yang berbeda untuk mengevaluasi apakah prinsip yang sama berlaku secara universal. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih luas tentang strategi pembentukan karakter yang efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size1.24 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test