STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

For children with learning disabilities such as dyslexia, early reading skills often present a challenge that hinders literacy achievement. Difficulty recognizing letters and connecting sounds is a major obstacle in the learning process. Therefore, innovative, interactive, and adaptive learning media are needed to meet the childs specific needs. This research aims to develop the Bacara application as an interactive learning medium to improve early reading skills in children with dyslexia. The development process uses a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, and Implementation. Evaluation is limited to the Implementation stage due to time and condition limitations. The Bacara application is designed using Articulate Storyline software, equipped with material features, interactive quizzes, audio guides, and the use of dyslexia-friendly fonts. Data collection techniques and tools through observation, interviews, tests, and validation tests by media experts, material experts, and language experts. The results of the study indicate that the Bacara application is declared feasible in terms of content and appearance, practical in use, and has the potential to be used as a supporting medium in developing early reading skills in dyslexic children. This media is suitable for widespread use and is recommended to be accompanied by training for educators so that its use can run optimally according to the needs of children.

Penelitian ini menghasilkan aplikasi Bacara (Baca Cerdas dan Aksara) sebagai media pembelajaran membaca permulaan yang dirancang khusus untuk anak disleksia.Aplikasi ini dinyatakan layak digunakan karena isi, tampilan, dan kebahasaannya sesuai dengan karakteristik anak disleksia.Aplikasi ini sangat mudah digunakan, menarik, dan mampu meningkatkan fokus serta antusiasme anak dalam belajar.Dengan demikian, Bacara berpotensi menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran membaca permulaan, sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan yang lebih adaptif, interaktif, dan inklusif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas aplikasi Bacara dalam jangka waktu yang lebih panjang dan dengan jumlah partisipan yang lebih besar, untuk melihat dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca anak disleksia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan fitur personalisasi dalam aplikasi, sehingga materi dan latihan dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan dan gaya belajar masing-masing anak. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi aplikasi Bacara dengan metode pembelajaran lain di kelas, seperti pembelajaran berbasis permainan atau pembelajaran kolaboratif, untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih komprehensif dan menyenangkan. Pengembangan fitur umpan balik otomatis yang lebih detail dan personal juga dapat menjadi fokus penelitian, sehingga anak dapat menerima bimbingan yang lebih tepat sasaran. Dengan demikian, aplikasi Bacara dapat terus disempurnakan dan dioptimalkan untuk memberikan manfaat yang maksimal bagi anak-anak disleksia.

Read online
File size357.24 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test