STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh musabaqah tilawatil quran terhadap kualitas hafalan al-quran santri unwanul falah NWDI Paok Lombok. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif komparatif. Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren unwanul falah NWDI paok Lombok. Sample penelitian ini yaitu santri unwamul falah yang berjumlah 60 orang. Pengambilan sample dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh musabaqah tilawatil quran terhadap kualitas hafalan al-quran santri unwanul falah NWDI paok Lombok. Hal ini dapat dilihat dengan hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 (lebih kecil dari 0,05) sehingga hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Artinya, terdapat perbedaan antara kualitas hafalan al-quran santri unwanul falah yang mengikuti musabaqah tilawatil quran dengan santri unwanul falah yang tidak mengikuti musabaqah tilawatil quran. Perbedaan skor rata-rata antara santri yang mengikuti musabaqah tilawatil quran dengan yang tidak mengikuti yaitu selisih rata-ratanya antara 0,563 – 8,085 pada interval kepercayaan 95 % (Confidence Interval of the Difference) yang juga menunjukkan bahwa santri yang mengikuti musabaqah tilawatil quran lebih unggul kualitas hafalan al-qurannya dari pada santri yang tidak mengikuti musabaqah tilawatil quran.

Penelitian menunjukkan adanya perbedaan nyata dalam kualitas hafalan Al-Quran antara santri yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran dan yang tidak, dengan nilai signifikansi p = 0,000 (<0,05).Selisih rata-rata kualitas hafalan sebesar -9,200 menandakan keunggulan performa santri yang berpartisipasi dalam MTQ, didukung oleh instrumen yang valid dan reliabel (Cronbachs Alpha 0,773) serta data berdistribusi normal.Oleh karena itu, Musabaqah Tilawatil Quran tidak hanya sebagai kompetisi, melainkan sebagai wahana transformatif yang meningkatkan kedalaman, ketelitian, konsistensi hafalan, serta disiplin dan motivasi spiritual santri.

Penelitian lanjutan dapat (1) menguji pengaruh Musabaqah Tilawatil Quran terhadap kualitas hafalan al‑Quran pada skala nasional dengan melibatkan sejumlah pesantren di berbagai provinsi serta menggunakan teknik sampling acak dan desain longitudinal untuk meneliti perubahan hafalan selama beberapa tahun; (2) meneliti secara terperinci komponen‑komponen MTQ, seperti intensitas pelatihan, kriteria penilaian juri, dan jenis lomba, serta bagaimana masing‑masing faktor tersebut memengaruhi dimensi hafalan yang meliputi ketepatan bacaan, kecepatan, dan pemahaman, dengan pendekatan metode campuran (kuantitatif dan kualitatif); dan (3) mengeksplorasi efektivitas integrasi teknologi digital, misalnya aplikasi mobile Quran, dalam memperkuat dampak MTQ terhadap peningkatan hafalan, melalui percobaan terkontrol yang membandingkan kelompok santri yang menggunakan aplikasi dengan yang hanya mengikuti MTQ konvensional. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme peningkatan hafalan, mengatasi keterbatasan sampel tunggal serta memberikan dasar kebijakan pendidikan Islam yang lebih evidence‑based. Selain itu, penelitian dapat menilai peran motivasi intrinsik santri dalam keberhasilan hafalan, sehingga memberi gambaran holistik tentang faktor‑faktor pendukung.

Read online
File size340.39 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test