STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan AnakAl-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pengembangan spiritualitas anak usia dini melalui kegiatan ritual keagamaan di lembaga Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya spiritualitas sebagai bagian dari perkembangan holistik anak, yang masih belum banyak dibahas secara mendalam dalam konteks pendidikan Islam pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ritual seperti doa harian, salat dhuha, dan zikir bersama menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai spiritual melalui pembiasaan. Guru memainkan peran sentral sebagai teladan nilai (uswah hasanah), sementara pembelajaran terintegrasi memungkinkan nilai-nilai spiritual disisipkan dalam kegiatan non-ritual seperti bermain dan mendongeng. Dukungan dari orang tua juga terbukti memperkuat proses internalisasi nilai-nilai Islam di lingkungan rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan spiritualitas anak memerlukan sinergi antara pembiasaan, keteladanan guru, pembelajaran integratif, dan kolaborasi dengan keluarga.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kegiatan ritual yang dilaksanakan meliputi doa harian, pembacaan surat pendek, dzikir bersama, salat berjamaah, serta pembiasaan ucapan-ucapan islami yang dilakukan secara rutin dan terstruktur.Guru memiliki peran sentral dalam membimbing dan memberi teladan kepada anak, baik melalui instruksi langsung maupun pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.Keberhasilan pengembangan spiritualitas sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam menghadirkan kegiatan ritual sebagai pengalaman religius yang menyenangkan dan bermakna bagi anak.Adapun faktor pendukung dalam proses ini mencakup lingkungan sekolah yang kondusif, keterlibatan kepala sekolah, serta dukungan dari orang tua.Sementara itu, hambatan yang dihadapi antara lain terbatasnya pemahaman guru mengenai pendekatan spiritual yang sesuai dengan usia anak, serta kurangnya media atau metode yang variatif dalam mengenalkan nilai-nilai spiritual.Secara keseluruhan, penguatan kapasitas guru dan sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci utama dalam membangun spiritualitas anak sejak usia dini melalui kegiatan ritual keagamaan di lembaga PIAUD.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut ini adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan model pembelajaran yang lebih inovatif dan kreatif dalam kegiatan ritual keagamaan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek psikologis dan perkembangan anak usia dini. Hal ini dapat dilakukan melalui penelitian-penelitian yang berfokus pada desain pembelajaran yang menarik dan efektif dalam menanamkan nilai-nilai spiritual.. . 2. Melakukan studi komparatif antara berbagai lembaga PIAUD untuk menganalisis perbedaan pendekatan dan strategi dalam pengembangan spiritualitas anak. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi oleh masing-masing lembaga, serta membantu dalam pengembangan model pendidikan spiritual yang lebih komprehensif.. . 3. Menganalisis dampak jangka panjang dari kegiatan ritual keagamaan terhadap perkembangan spiritual anak. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan anak-anak yang telah lulus dari lembaga PIAUD, dan mengamati bagaimana nilai-nilai spiritual yang mereka dapatkan selama pendidikan awal tersebut mempengaruhi perilaku dan karakter mereka di masa dewasa. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang efektivitas dan keberlanjutan pendidikan spiritual sejak usia dini.

  1. Mengasah Kecerdasan Spiritual Melalui Aktivitas Berdoa pada Anak Usia Dini | Ideas: Jurnal Pendidikan,... doi.org/10.32884/ideas.v7i4.444Mengasah Kecerdasan Spiritual Melalui Aktivitas Berdoa pada Anak Usia Dini Ideas Jurnal Pendidikan doi 10 32884 ideas v7i4 444
  2. Integration of Islamic Values in Learning Methods: Building Character and Spirituality in the Digital... ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/alwijdan/article/view/6215Integration of Islamic Values in Learning Methods Building Character and Spirituality in the Digital ejournal uniramalang ac index php alwijdan article view 6215
  3. Islamic Religious Education Holistic-Integrative Learning in Elementary School. islamic religious education... doi.org/10.47191/ijsshr/v6-i3-51Islamic Religious Education Holistic Integrative Learning in Elementary School islamic religious education doi 10 47191 ijsshr v6 i3 51
Read online
File size1.14 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test