UNISMUHUNISMUH

Equilibrium: Jurnal PendidikanEquilibrium: Jurnal Pendidikan

Penelitian ini dilakukan dengan mempertimbangkan pendidikan vokasional harus diperlakukan secara berbeda sebagai bagian integral dari pendidikan masa depan, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan tetapi juga mengakomodasi perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah. Potensi signifikan transformasi digital dalam pendidikan vokasional tinggi diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, relevansi dengan kebutuhan industri, dan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia. Menggunakan pendekatan Interpretive Structural Modeling (ISM), penelitian ini bertujuan merancang model transformasi digital untuk pendidikan vokasional di Indonesia, dengan Politeknik Negeri Bandung sebagai lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Demand and Discovery, Learning Design, Learner Experience, dan Work and Lifelong Learning merupakan elemen-elemen kunci yang saling terkait dalam konteks pendidikan vokasional. Temuan ini memberikan panduan strategis untuk mengoptimalkan program, strategi pemasaran, desain kurikulum, dan pengalaman pembelajaran dengan tujuan meningkatkan keterlibatan industri, daya saing lulusan, dan relevansi pendidikan terhadap kebutuhan pasar kerja. Implementasi model ISM yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan, termasuk peningkatan reputasi institusi, kepuasan mahasiswa, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan masyarakat Indonesia.

Model Higher Education Digital Capability (HEDC) Framework memberikan panduan strategis bagi institusi dalam memanfaatkan transformasi digital di pendidikan tinggi vokasional melalui empat elemen kunci yang saling terkait, yaitu Demand and Discovery, Learning Design, Learner Experience, dan Work and Lifelong Learning.Transformasi digital mampu meningkatkan pengalaman belajar, efisiensi administratif, dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan industri, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.Penerapan hasil ISM membantu institusi mengidentifikasi elemen prioritas dan ketergantungannya untuk mewujudkan transformasi digital yang efektif dan berkelanjutan di Indonesia.

Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas model HEDC Framework di berbagai perguruan tinggi vokasi di luar Pulau Jawa, guna melihat apakah struktur ketergantungan elemen tetap konsisten dalam konteks geografis, budaya, dan infrastruktur digital yang berbeda. Kedua, perlu kajian mendalam tentang bagaimana integrasi pembelajaran berbasis kerja (work-integrated learning) dapat dirancang secara digital melalui platform kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri, termasuk penggunaan data besar untuk mencocokkan keterampilan mahasiswa dengan kebutuhan lowongan kerja secara real-time. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi model pengembangan kapasitas dosen dalam konteks transformasi digital, khususnya dalam merancang kurikulum berbasis teknologi dan menilai kompetensi praktis mahasiswa secara daring, agar peningkatan kualitas pembelajaran tidak hanya bergantung pada infrastruktur tetapi juga pada kesiapan SDM pendidik. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan ISM dengan memperkuat aspek implementasi, adaptasi lokal, dan pemberdayaan manusia dalam transformasi digital pendidikan vokasi.

Read online
File size420.54 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test