UNZAHUNZAH

At- Ta'lim : Jurnal PendidikanAt- Ta'lim : Jurnal Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pengguna Sistem Informasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Kendari. Survei dilakukan terhadap 40 mahasiswa yang berpartisipasi dalam program MBKM untuk mengevaluasi kemudahan penggunaan, stabilitas sistem, kelengkapan informasi, dan kepuasan keseluruhan terhadap sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna merasa puas dengan sistem. Pengguna menilai aspek-aspek seperti kelengkapan fitur, kemudahan navigasi, dan kecepatan dalam mengunggah dan mengunduh dokumen secara positif. Meskipun demikian, terdapat beberapa area yang memerlukan peningkatan, terutama terkait kemandirian pengguna dalam menyelesaikan tugas dan kejelasan antarmuka untuk memfasilitasi pemahaman. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem MBKM di FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari telah berhasil memenuhi kebutuhan pengguna dalam mendukung kegiatan akademik. Namun, peningkatan pada beberapa aspek diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengalaman pengguna.

Berdasarkan analisis data survei pengguna terhadap Sistem Informasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari, dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi MBKM telah cukup efektif dalam mendukung kegiatan akademik mahasiswa.Pengguna memberikan respons positif terhadap kemudahan penggunaan dan kelengkapan informasi, meskipun terdapat kendala teknis yang perlu diatasi.Peningkatan stabilitas sistem, navigasi yang lebih intuitif, dan penyediaan informasi yang lebih komprehensif diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan kemudahan penggunaan sistem secara keseluruhan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas Sistem Informasi MBKM. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai preferensi desain antarmuka yang paling efektif bagi mahasiswa, dengan mempertimbangkan variasi gaya belajar dan latar belakang teknologi yang berbeda. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai hambatan-hambatan yang dihadapi mahasiswa dalam menggunakan sistem, serta mengidentifikasi solusi-solusi inovatif untuk mengatasi hambatan tersebut. Ketiga, pengembangan fitur personalisasi pada sistem dapat menjadi fokus penelitian, memungkinkan mahasiswa untuk menyesuaikan tampilan dan fungsi sistem sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan pengembangan Sistem Informasi MBKM dapat lebih berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna, sehingga dapat mendukung implementasi program MBKM secara lebih efektif dan efisien.

  1. Analisis Dan Interpretasi Data Kuantitatif | ALACRITY : Journal of Education. analisis interpretasi data... lpppipublishing.com/index.php/alacrity/article/view/25Analisis Dan Interpretasi Data Kuantitatif ALACRITY Journal of Education analisis interpretasi data lpppipublishing index php alacrity article view 25
  2. Manajemen Praktik Kerja Lapangan (PKL) dalam Peningkatan Kompetensi Teknik Kendaraan Ringan Otomotif... doi.org/10.54371/jiip.v6i2.1313Manajemen Praktik Kerja Lapangan PKL dalam Peningkatan Kompetensi Teknik Kendaraan Ringan Otomotif doi 10 54371 jiip v6i2 1313
  3. Evaluating User Experience of a Mobile Health Application ‘Halodoc’ using User Experience... jsi.cs.ui.ac.id/index.php/jsi/article/view/1063Evaluating User Experience of a Mobile Health Application AoHalodocAo using User Experience jsi cs ui ac index php jsi article view 1063
  4. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Qr Code Generator untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/4082Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Qr Code Generator untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa jbasic index php basicedu article view 4082
Read online
File size1.01 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test