UIN SUKAUIN SUKA

INKLUSIINKLUSI

Buku ini merupakan karya tulis ilmiah yang disusun oleh SIGAB (Sasana Integrasi dan Adfokasi Difabel) yang menyoroti kerentanan 10 keluarga difabel dalam ranah ekonomi, politik, sosial, pendidikan dan hukum. Penelitian ini menggunakan indikator kerentanan sebagai solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat difabel karena indikator kemiskinan dianggap tidak relevan dan menyisihkan hak-hak mereka. Buku ini menggambarkan kehidupan keluarga difabel dengan kondisi divabilitas beragam dan menyoroti kerentanan sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh hambatan divabilitas.

Buku ini mengkritisi penggunaan indikator kemiskinan sebagai acuan penentuan penerima jaminan sosial, yang dianggap tidak tepat sasaran dan mengabaikan kondisi disabilitas.Indikator kerentanan dipandang lebih sesuai untuk memberikan solusi bagi permasalahan masyarakat difabel, dengan mempertimbangkan faktor sosial selain ekonomi.Buku ini menekankan pentingnya sinergisitas antara pemerintah, masyarakat difabel, dan lembaga terkait dalam pemenuhan hak-hak dan kebutuhan masyarakat difabel.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas implementasi indikator kerentanan dalam kebijakan jaminan sosial bagi keluarga difabel, dengan fokus pada perbandingan hasil sebelum dan sesudah penerapan indikator tersebut. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai potensi wirausaha mandiri dan homeschooling sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan dan akses pendidikan bagi penyandang disabilitas, terutama dalam konteks Masyarakat Ekonomi ASEAN. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran agama dan nilai-nilai budaya dalam mendukung inklusi dan pemberdayaan masyarakat difabel, dengan studi kasus pada kisah-kisah inspiratif seperti Abdullah bin Umi Maktum, untuk memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan kontekstual bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Read online
File size321.38 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test