UPSUPS

Cakrawala: Jurnal PendidikanCakrawala: Jurnal Pendidikan

Pelajaran IPA mencakup fisika, kimia, biologi, serta ilmu bumi dan antariksa yang disatukan untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang gejala alam dan prinsip ilmiah. Karena banyak konsep ilmiah yang bersifat abstrak, peserta didik sering mengalami kesulitan dalam memahaminya. E-modul menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif untuk membantu mengatasi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tren pengembangan e-modul pada pembelajaran IPA. Manfaatnya adalah untuk menemukan peluang riset yang dapat menjadi rujukan bagi peneliti lain dalam mengembangkan e-modul IPA di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 53 artikel dari jenjang SD hingga SMA, yang diperoleh melalui Google Scholar, Scopus, dan Mendeley Web. Artikel disaring berdasarkan tahun terbit (2020–2025) dan kesesuaian topik. Hasilnya menunjukkan: (1) e-modul IPA paling banyak dikembangkan di jenjang SD; (2) mayoritas penelitian berfokus pada peningkatan hasil belajar; (3) bidang yang dominan adalah IPA Tematik/IPAS; dan (4) Aplikasi paling dominan digunakan adalah Flip PDF Profesional.

Berdasarkan analisis 53 artikel pengembangan e-modul interaktif IPA jenjang SD hingga SMA tahun 2020–2025, diketahui bahwa pengembangan paling banyak dilakukan di tingkat SD.Hal ini sejalan dengan teori Piaget yang menekankan perlunya media konkret dan visual bagi siswa usia SD.Tujuan utama pengembangan e-modul adalah meningkatkan hasil belajar dan pemahaman konsep.Materi yang dominan dikembangkan adalah IPA tematik, atau IPAS, sesuai dengan karakteristik berpikir konkret dan terpadu siswa SD dalam konteks Kurikulum Merdeka.Aplikasi yang paling sering digunakan yaitu Flip PDF Professional dan Canva karena mendukung visualisasi menarik dan kemudahan penggunaan.Model ADDIE menjadi pilihan utama karena sistematis dan fleksibel, diikuti oleh model 4D.Secara keseluruhan, tren pengembangan e-modul interaktif IPA menunjukkan kemajuan dan inovasi yang signifikan dalam menjawab tuntutan pembelajaran abad ke-21.Temuan ini memberikan gambaran yang komprehensif sekaligus membuka peluang riset lanjutan, sehingga dapat menjadi rujukan penting bagi para peneliti lain dalam mengembangkan e-modul IPA yang lebih adaptif, kontekstual, dan efektif di masa mendatang.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: . . 1. Mengembangkan e-modul IPA yang lebih interaktif dan menarik, dengan memanfaatkan teknologi digital terbaru seperti augmented reality atau virtual reality, untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa.. . 2. Meneliti efektivitas e-modul dalam meningkatkan hasil belajar dan pemahaman konsep siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi e-modul dalam pembelajaran IPA.. . 3. Menganalisis dampak penggunaan e-modul terhadap pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif, serta kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah siswa dalam konteks pembelajaran IPA.

  1. Analisis Perbandingan Perkembangan Kognitif Siswa SD dan SMP Berdasarkan Teori Piaget selama Pandemi... e-journal.undikma.ac.id/index.php/jtp/article/view/5974Analisis Perbandingan Perkembangan Kognitif Siswa SD dan SMP Berdasarkan Teori Piaget selama Pandemi e journal undikma ac index php jtp article view 5974
  2. Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Adobe Flash Pada Tema Makananku Kesehatanku Untuk Kelas VIII SMP |... doi.org/10.33369/pendipa.6.1.143-150Pengembangan E Modul IPA Berbasis Adobe Flash Pada Tema Makananku Kesehatanku Untuk Kelas VIII SMP doi 10 33369 pendipa 6 1 143 150
  3. ANALISIS PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK MENURUT TEORI JEAN PIAGET DAN PENGIMPLEMENTASIANYA PADA PEMBELAJARAN... doi.org/10.47668/edusaintek.v11i3.1252ANALISIS PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK MENURUT TEORI JEAN PIAGET DAN PENGIMPLEMENTASIANYA PADA PEMBELAJARAN doi 10 47668 edusaintek v11i3 1252
Read online
File size729.65 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test