ICJAMBIICJAMBI
Jurnal Bina Ilmu CendekiaJurnal Bina Ilmu CendekiaPendidikan abad 21 menuntut untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Pemerintah berupaya menjawab tantangan pendidikan abad 21 melalui pengembangan kurikulum 2013. Dalam pembelajaran IPA, pembahasan keterampilan proses meningkatkan proses pembelajaran IPA siswa dapat dipahami dengan cara memperbarui. Kondisi nyata di sekolah menunjukkan guru mengalami kesulitan dalam berbicara. Salah satu solusinya adalah dengan mengembangkan instrumen penilaian berupa instrumen tes keterampilan dalam pembelajaran fisika dan sains. Penelitian ini mencoba menganalisis nilai validitas, daya beda, tingkat kesukaran, dan reliabilitas instrumen tes keterampilan proses. Metode penelitian yang digunakan adalah meta-analisis. Sampel yang digunakan sebanyak 7 artikel nasional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang dilengkapi dengan coding. Didapatkan hasil validitas dari ke ketujuh jurnal tersebut sebesar 0,72, dengan kategori tinggi. Nilai daya beda sebesar 0,31 dengan kategori cukup. Nilai tingkat kesukaran sebesar 0,51, dengan kategori sedang. Nilai reliabilitas sebesar 0,64 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, instrumen tes keterampilan proses sains dapat dilanjutkan ke tahap uji coba.
Berdasarkan hasil meta‑analisis, nilai validitas instrumen mencapai 0,72 (kategori tinggi), daya beda 0,31 (kategori cukup), tingkat kesukaran 0,51 (kategori sedang), dan reliabilitas 0,64 (kategori tinggi).Semua indikator menunjukkan kualitas yang memadai untuk instrumen tes keterampilan proses sains.Oleh karena itu, instrumen tersebut dapat dilanjutkan ke tahap uji coba.
Penelitian selanjutnya dapat memperluas uji validitas dan reliabilitas instrumen dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, mencakup berbagai jenjang pendidikan serta materi IPA yang berbeda, sehingga hasilnya lebih representatif bagi konteks pendidikan nasional. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki dampak penggunaan instrumen ini terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa melalui studi longitudinal yang mengukur perubahan kemampuan belajar selama beberapa semester. Selain itu, pengembangan versi digital instrumen dengan fitur penilaian otomatis dapat meningkatkan efisiensi pengumpulan data dan memberikan umpan balik real‑time bagi guru, sehingga perlu dilakukan penelitian eksperimental untuk mengevaluasi keefektifan serta penerimaan guru dan siswa terhadap platform tersebut.
| File size | 413.73 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUPEDEDUPED Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model Project Based Learning (PjBL) terintegrasi STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolahPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model Project Based Learning (PjBL) terintegrasi STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah
UNESAUNESA 05. Dari kedua hasil tersebut, maka pengambilan keputusan menyatakan bahwa H_1 diterima atau terdapat peningkatan kompetensi administrator jaringan dengan05. Dari kedua hasil tersebut, maka pengambilan keputusan menyatakan bahwa H_1 diterima atau terdapat peningkatan kompetensi administrator jaringan dengan
ICJAMBIICJAMBI Pengambilan responden dengan menggunakan teknik random sampling yaitu penentuan sampel secara acak. Responden pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIIBPengambilan responden dengan menggunakan teknik random sampling yaitu penentuan sampel secara acak. Responden pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIIB
UNNESUNNES Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik scaling efektif dalam meningkatkan konsep diri akademik siswa. Data dianalisisHasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik scaling efektif dalam meningkatkan konsep diri akademik siswa. Data dianalisis
UNMUNM Penelitian ini mengembangkan dan memvalidasi model motivasional‑kognitif‑reflektif untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek (PBL) ke dalamPenelitian ini mengembangkan dan memvalidasi model motivasional‑kognitif‑reflektif untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek (PBL) ke dalam
UPSUPS Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana penerapan model pembelajaran PBL di kelas Listening. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa semesterPenelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana penerapan model pembelajaran PBL di kelas Listening. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa semester
DINASTIPUBDINASTIPUB Data yang digunakan adalah data primer dari pengamatan, kuesioner, dan wawancara. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Metode analisis data menggunakanData yang digunakan adalah data primer dari pengamatan, kuesioner, dan wawancara. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Metode analisis data menggunakan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT An Applied Model of Teaching Materials to Improve Students Speaking Skill menunjukkan hasil terbaik dari studi eksperimental yang dilakukan kepada mahasiswaAn Applied Model of Teaching Materials to Improve Students Speaking Skill menunjukkan hasil terbaik dari studi eksperimental yang dilakukan kepada mahasiswa
Useful /
UNESAUNESA Hasil yang diperoleh dari pengujian adalah Silika dapat mengubah sifa mekanis dari Alumunium. Pada pengujian tekuk, semakin besar persentase Si maka semakinHasil yang diperoleh dari pengujian adalah Silika dapat mengubah sifa mekanis dari Alumunium. Pada pengujian tekuk, semakin besar persentase Si maka semakin
UNESAUNESA Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) yang meliputi pengembangan desain, pembuatan prototipe, uji coba, dan analisis data. SistemPenelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) yang meliputi pengembangan desain, pembuatan prototipe, uji coba, dan analisis data. Sistem
MARANATHAMARANATHA Ibuprofen menyebabkan tingkat infiltrasi sel inflamasi tertinggi, sementara aspirin menghasilkan skor kerusakan histopatologis lambung terendah di antaraIbuprofen menyebabkan tingkat infiltrasi sel inflamasi tertinggi, sementara aspirin menghasilkan skor kerusakan histopatologis lambung terendah di antara
MARANATHAMARANATHA Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kebersihan alat salat dengan kejadian skabies (p=0,328). Seluruh asrama melebihi standar kepadatan hunianTidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kebersihan alat salat dengan kejadian skabies (p=0,328). Seluruh asrama melebihi standar kepadatan hunian