OJSOJS

Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan Multidisipliner

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menggambar alam benda pada siswa kelas VII SMPK St. Maria Assumpta Kupang melalui penerapan model pembelajaran mandiri. Pembelajaran mandiri memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan ini dalam menggambar secara aktif menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mandiri efektif dalam meningkatkan keterampilan menggambar alam benda. Hal ini tercermin dari peningkatan kualitas gambar, penggunaan teknik proporsi dan pencahayaan yang lebih baik, serta meningkatnya rasa percaya diri siswa dalam berkarya. Dengan demikian, pembelajaran mandiri terbukti menjadi alternatif strategi pembelajaran seni rupa yang mampu meningkatkan kemampuan teknis dan afektif siswa dalam menggambar.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui dua siklus pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran mandiri efektif dalam meningkatkan keterampilan menggambar alam benda pada siswa kelas VII SMPK St.Peningkatan kemampuan siswa terlihat dari kualitas hasil gambar yang semakin baik, terutama pada aspek proporsi, komposisi, pencahayaan, serta ketepatan penggambaran bentuk.Pembelajaran mandiri direkomendasikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran seni rupa, khususnya materi menggambar alam benda, karena mampu mengembangkan kreativitas, kemandirian belajar, serta keterampilan teknis siswa secara signifikan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas pembelajaran mandiri pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, seperti kelas VIII atau IX, untuk melihat apakah peningkatan keterampilan menggambar alam benda tetap signifikan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur aspek afektif siswa, seperti rasa percaya diri dan motivasi dalam berkarya seni. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan teknologi, seperti aplikasi menggambar digital, terhadap peningkatan keterampilan menggambar alam benda pada siswa, dengan mempertimbangkan aksesibilitas dan kesenjangan digital yang mungkin terjadi. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran mandiri dalam konteks seni rupa dapat diperoleh, sehingga dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang lebih efektif.

Read online
File size255.92 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test