LAKASPIALAKASPIA

Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru Madrasah

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan keagamaan, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter dan akhlak peserta didik. Salah satu pendekatan yang relevan dalam penguatan dimensi afektif dan spiritual adalah integrasi nilai-nilai akhlak tasawuf dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai akhlak tasawuf dalam pembelajaran PAI, meliputi nilai keikhlasan, kesabaran, tawadhu, zuhud, dan cinta kepada Allah (mahabbah). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka terhadap literatur klasik dan kontemporer yang relevan dengan tasawuf, pendidikan Islam, dan pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai akhlak tasawuf dapat diintegrasikan secara sistematis melalui perencanaan pembelajaran, pembiasaan sikap religius, keteladanan guru, serta kegiatan refleksi spiritual dalam proses pembelajaran PAI. Implementasi nilai-nilai tersebut berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter religius, penguatan kesadaran spiritual, serta pengembangan sikap moderat peserta didik dalam beragama.

Nilai-nilai seperti ikhlas, sabar, tawadhu, zuhud, dan mahabbah memiliki potensi untuk diinternalisasikan secara pedagogis dalam proses pembelajaran PAI guna menjembatani aspek kognitif dengan pembinaan sikap dan perilaku religius.Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai akhlak tasawuf dapat dirumuskan melalui kerangka implementasi yang mencakup penguatan tujuan dan materi pembelajaran berbasis karakter, keteladanan guru, serta pembiasaan dan refleksi spiritual.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran PAI berbasis tasawuf yang lebih komprehensif dan aplikatif, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan karakteristik peserta didik. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak implementasi nilai-nilai akhlak tasawuf terhadap peningkatan karakter religius dan spiritual peserta didik secara lebih sistematis. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung internalisasi nilai-nilai akhlak tasawuf pada peserta didik, sehingga tercipta sinergi antara pendidikan formal, informal, dan non-formal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan agama Islam yang holistik dan relevan dengan tantangan zaman, serta mampu membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

  1. edukasi islami: jurnal pendidikan islam. integrasi tasawuf pendidikan islam dii pondok pesantren edukasi... jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ei/article/view/2917edukasi islami jurnal pendidikan islam integrasi tasawuf pendidikan islam dii pondok pesantren edukasi jurnal staialhidayahbogor ac index php ei article view 2917
  2. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI). comparative analysis religious moderation inclusivity sman man... journal.ar-raniry.ac.id/index.php/jsai/article/view/4536Jurnal Sosiologi Agama Indonesia JSAI comparative analysis religious moderation inclusivity sman man journal ar raniry ac index php jsai article view 4536
  3. Pendidikan Akhlaq Perspektif Pemikiran Ibnu Miskawaih (Tokoh Filosof Muslim Masa Abad Tengah) | FALASIFA... doi.org/10.36835/falasifa.v10i1.149Pendidikan Akhlaq Perspektif Pemikiran Ibnu Miskawaih Tokoh Filosof Muslim Masa Abad Tengah FALASIFA doi 10 36835 falasifa v10i1 149
  4. NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB AL-ARBA’IN AL-NAWAWIYAH KARYA IMAM NAWAWI | Inspiratif... doi.org/10.24252/ip.v12i2.42127NILAI NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB AL ARBAAoIN AL NAWAWIYAH KARYA IMAM NAWAWI Inspiratif doi 10 24252 ip v12i2 42127
Read online
File size393.65 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test