UNIPASBYUNIPASBY

Wahana : Tridarma Perguruan TinggiWahana : Tridarma Perguruan Tinggi

Dunia kecantikan sedang mengalami peningkatan pesat dengan berbagai jasa perawatan kecantikan yang menggunakan embel-embel Spa. Spa identik dengan layanan perawatan modern, mutakhir, bergengsi, dan memiliki daya tarik tinggi bagi masyarakat yang peduli terhadap status dan gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah merancang formula berbagai makanan fungsional lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan produk perawatan kecantikan berbasis makanan fungsional serta menu diet pendamping Spa Cuisine. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan tanpa pengulangan (Post Only Design). Perlakuannya berupa tambahan asupan nutrisi dari bahan makanan lokal, seperti menu hidangan makanan fungsional lokal selama perawatan Spa dan rempah-rempah untuk perawatan Spa, yang dibagi menjadi dua kelompok perlakuan yaitu pada panelis perawatan Spa Cuisine dan Spa Tradisional, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk perawatan berbahan dasar makanan fungsional dan diet Spa Cuisine dapat meningkatkan kesehatan dan kecantikan kulit serta menunda penuaan dini, selaras dengan pemilihan kosmetik yang tepat untuk perawatan harian. Produk yang dihasilkan meliputi formula pembuatan perawatan kecantikan dari bahan lokal seperti rempah-rempah, bubuk kopi, dan lainnya. Hal ini disebabkan kandungan nutrisi pada bahan pangan tersebut yang berperan dalam mencegah proses penuaan dini pada kulit.

Bahan pangan fungsional lokal dapat dijadikan bahan dasar pembuatan lulur untuk menghaluskan kulit dan mengecilkan pori-pori karena mengandung antioksidan.Perawatan Spa Tradisional dapat dikombinasikan dengan pemantauan diet Spa Cuisine untuk mendukung hasil optimal dalam kesehatan dan kecantikan kulit serta penundaan penuaan dini.Penggunaan kosmetika yang tepat berperan sebagai sumber nutrisi tambahan untuk kecantikan kulit dan membantu menghambat proses penuaan dini bila digunakan sesuai dengan usia, jenis, dan kondisi kulit.

Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas variasi komposisi bahan pangan fungsional lokal tertentu—seperti perbandingan ekstrak kunyit, kopi robusta, dan bengkuang—dalam formula lulur terhadap perbaikan tekstur dan elastisitas kulit secara ilmiah dan terukur. Kedua, diperlukan kajian mengenai bagaimana kombinasi menu harian Spa Cuisine yang kaya serat, antioksidan, dan lemak sehat memengaruhi kondisi kulit dari dalam, khususnya pada kelompok usia produktif dengan pola makan tidak teratur. Ketiga, sebaiknya diteliti penerapan pendidikan gizi kecantikan berbasis lokal di masyarakat, untuk mengevaluasi sejauh mana pemahaman tentang pangan fungsional dapat meningkatkan kebiasaan perawatan kulit alami dan mengurangi ketergantungan pada kosmetik berbahaya. Pengembangan ini penting untuk memperkuat konsep perawatan holistik yang menggabungkan budaya, nutrisi, dan kesehatan jangka panjang.

Read online
File size69.46 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test