HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA

JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYAJURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Latar Belakang: Kader posyandu memiliki peran penting dalam pemantauan tumbuh kembang anak, terutama dalam upaya deteksi dini gangguan perkembangan. Namun, keterbatasan pemahaman kader terhadap aspek-aspek tumbuh kembang dan alat bantu seperti KPSP dapat menjadi kendala dalam pelaksanaan tugas tersebut. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan informasi kader menjadi elemen penting dalam meningkatkan kualitas layanan di posyandu.. . Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebutuhan kader terhadap informasi tumbuh kembang anak di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cakung.. . Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 15 orang kader posyandu, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase.

Kader posyandu memiliki kebutuhan informasi yang tinggi terkait tumbuh kembang anak, terutama dalam aspek interpretasi KPSP dan media edukasi interaktif.Diperlukan penguatan pelatihan kader dan penyediaan media pembelajaran yang lebih praktis dan aplikatif.Dengan demikian, kader dapat menjalankan tugasnya secara lebih efektif dalam memantau dan mendukung perkembangan anak usia dini.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif mendalam untuk menggali lebih jauh pengalaman dan tantangan yang dihadapi kader posyandu dalam praktik sehari-hari, khususnya terkait interpretasi hasil KPSP dan penggunaan media edukasi. Kedua, studi intervensi perlu dirancang untuk menguji efektivitas berbagai metode pelatihan dan penyediaan media pembelajaran yang berbeda terhadap peningkatan kompetensi kader. Penelitian ini dapat menguji perbandingan antara pelatihan tatap muka, pelatihan daring, dan penggunaan aplikasi mobile dalam meningkatkan pemahaman kader tentang tumbuh kembang anak. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara tingkat pendidikan kader, pengalaman kerja, dan kemampuan mereka dalam menerapkan pengetahuan tentang tumbuh kembang anak. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang lebih spesifik dan disesuaikan dengan karakteristik kader posyandu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas layanan pemantauan tumbuh kembang anak di posyandu, serta mendukung optimalisasi peran kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Read online
File size520.27 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test