PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA

Paediatrica IndonesianaPaediatrica Indonesiana

Latar Belakang: Sekitar 15,5 juta (34,9%) remaja di Indonesia mengalami stres. Sebagian besar stres pada remaja berasal dari tuntutan akademik internal dan eksternal. Salah satu dampak negatif dari stres adalah gangguan mekanisme hormonal pada sistem reproduksi wanita, yang dapat memengaruhi siklus menstruasi. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat stres dan siklus menstruasi pada remaja putri berusia 15-17 tahun yang telah mengalami menstruasi ≥2 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan data primer dari instrumen seperti kuesioner Depression Anxiety Stress Scale 42 (DASS 42) yang dimodifikasi oleh Damanik dan kuesioner siklus menstruasi oleh Aldiba yang diisi pada Google Forms oleh 1.565 remaja dari empat sekolah menengah atas di Kota Palembang. Kami juga mengecualikan remaja dengan kondisi yang berpotensi memengaruhi penelitian, seperti penyakit endokrin (tumor pituitari dan sindrom Cushing), atlet dengan aktivitas fisik intensif, penggunaan obat-obatan hormonal, dan kelainan status gizi. Hasil: Sebanyak 281 dari 961 responden yang memenuhi kriteria inklusi dipilih secara acak melalui metode stratified proportional random sampling. Dari mereka yang melaporkan mengalami stres, 27% mengalami stres sedang. Mayoritas subjek mengalami gangguan siklus menstruasi (55,5%). Remaja dengan tingkat stres sedang dan di atasnya memiliki persentase gangguan siklus menstruasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan remaja yang tidak mengalami stres (P=0,039). Tingkat stres yang parah secara signifikan terkait dengan ketidakteraturan siklus menstruasi (P=0,025). Kesimpulan: Tingkat stres secara signifikan terkait dengan ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja sekolah menengah atas di Kota Palembang.

Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat stres dan ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja putri sekolah menengah atas di Kota Palembang.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan stres pada remaja untuk menjaga kesehatan reproduksi mereka.Intervensi yang berfokus pada pengurangan stres dan peningkatan mekanisme koping dapat membantu mengurangi dampak negatif stres terhadap siklus menstruasi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap stres pada remaja putri di Palembang, seperti tekanan akademik, masalah sosial, atau masalah keluarga. Dengan memahami sumber-sumber stres ini, intervensi yang lebih tepat sasaran dapat dikembangkan. Kedua, penelitian longitudinal diperlukan untuk menyelidiki hubungan sebab-akibat antara stres dan gangguan siklus menstruasi. Penelitian ini dapat membantu menentukan apakah stres menyebabkan gangguan siklus menstruasi, atau apakah gangguan siklus menstruasi menyebabkan stres, atau apakah ada faktor lain yang mendasari keduanya. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai intervensi untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan menstruasi pada remaja putri, seperti program konseling, pelatihan relaksasi, atau perubahan gaya hidup. Penelitian ini dapat memberikan bukti untuk praktik berbasis bukti yang dapat membantu remaja putri mengelola stres dan menjaga kesehatan reproduksi mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara stres dan kesehatan menstruasi pada remaja putri, serta memberikan dasar untuk pengembangan intervensi yang efektif.

  1. Hubungan Tingkat Stres dan Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Kejadian Dismenore Pada Remaja... jurnal.umj.ac.id/index.php/MyJM/article/view/17648Hubungan Tingkat Stres dan Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Kejadian Dismenore Pada Remaja jurnal umj ac index php MyJM article view 17648
  2. Indonesian Journal for Health Sciences. faktor berhubungan stres akademik mahasiswa stikes graha medika... doi.org/10.24269/ijhs.v4i2.2641Indonesian Journal for Health Sciences faktor berhubungan stres akademik mahasiswa stikes graha medika doi 10 24269 ijhs v4i2 2641
  3. DOI Name 10.1097 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin cnri reston... doi.org/10.1097DOI Name 10 1097 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin cnri reston doi 10 1097
  4. Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis. gambaran stres siswa sma jakarta jurnal muara medika psikologi... journal.untar.ac.id/index.php/JMMPK/article/view/24810Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis gambaran stres siswa sma jakarta jurnal muara medika psikologi journal untar ac index php JMMPK article view 24810
Read online
File size187.65 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test