UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Cerita rakyat merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat penuturnya, bentuk konkret dari cipta, rasa dan karsa yang menjadi kristalisasi nilai serta cerminan karakter rakyat. Di dalamnya terkandung harapan dan acuan keluhuran budi pekerti serta pandangan hidup masyarakat penuturnya, sehingga menjadi pentransfer nilai dari generasi sebelumnya kepada generasi selanjutnya dimana di dalamnya terdapat pendidikan karakter yang dapat disampaikan. Penelitian ini ditujukan untuk mencari dan menyajikan gambaran umum atau informasi mengenai cerita rakyat Kotawaringin Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnopedagogi. Lokus penelitian adalah Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Analisis dilakukan dengan melalui tahapan reduksi data, penyajian data (display), penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil yang ditemukan berupa informasi dan fakta mengenai cerita rakyat sebagai kristalisasi nilai-nilai dan cerminan karakter masyarakat. Terdapat nilai-nilai dalam cerita rakyat Kotawaringin Timur meliputi norma terhadap diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan Tuhan. Keberadaan nilai-nilai ini menyebabkan cerita rakyat dapat dijadikan sebagai media pendidikan karakter.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerita rakyat merupakan bagian integral dari kebudayaan masyarakat Kotawaringin Timur, mencerminkan nilai-nilai luhur dan karakter masyarakat Dayak.Nilai-nilai tersebut meliputi norma terhadap diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan Tuhan, yang secara berkelanjutan ditransfer dari generasi ke generasi.Oleh karena itu, cerita rakyat dapat dimanfaatkan sebagai media efektif dalam pendidikan karakter, membantu membentuk individu yang berakhlak mulia dan menjunjung tinggi kearifan lokal.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menggali lebih dalam variasi cerita rakyat di berbagai wilayah Kotawaringin Timur, termasuk cerita-cerita yang belum terdokumentasi, untuk mengidentifikasi kekayaan lokal yang lebih luas. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara nilai-nilai dalam cerita rakyat dengan praktik pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah-sekolah setempat, untuk melihat relevansi dan efektivitasnya. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran berbasis cerita rakyat yang inovatif dan menarik, yang dapat meningkatkan minat generasi muda terhadap budaya lokal dan memperkuat internalisasi nilai-nilai karakter. Pengembangan model ini perlu mempertimbangkan pendekatan interaktif dan partisipatif, serta pemanfaatan teknologi digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas, sehingga cerita rakyat tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran yang relevan bagi generasi masa depan.

Read online
File size120.39 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test