UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Kesadaran nasional merupakan elemen penting dalam membentuk identitas dan integritas suatu bangsa. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, generasi Z merupakan kelompok yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an menghadapi tantangan unik dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. Artikel ini bertujuan untuk membahas tantangan nyata kesadaran nasional yang dihadapi oleh Generasi Z di era digital, sekaligus menggali potensi dan peluang generasi ini dalam memperkuat kembali nasionalisme melalui cara-cara yang relevan dan kontekstual. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka, yaitu pengumpulan data dan informasi dari berbagai sumber, termasuk artikel ilmiah dan buku referensi. Pendekatan analisis deskriptif diterapkan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan data yang telah terkumpul, tanpa membuat kesimpulan definitif. Melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif, tulisan ini mengkaji bagaimana generasi Z cenderung lebih terbuka terhadap budaya global, mereka masih menunjukkan rasa cinta tanah air yang tinggi, terutama ketika dihadapkan pada isu-isu yang menyangkut kedaulatan negara. Namun, pemahaman mereka tentang sejarah, ideologi bangsa, dan simbol-simbol negara masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang adaptif dan kreatif, khususnya melalui platform digital dan pendidikan formal, untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme yang relevan dengan karakteristik generasi ini.

Kesadaran nasional Generasi Z di Indonesia menghadapi tantangan serius akibat pengaruh globalisasi dan media sosial.Pendidikan berperan penting dalam membentuk identitas kebangsaan melalui pendekatan interaktif dan kontekstual.Strategi penguatan nasionalisme perlu mencakup pengembangan konten digital, pelibatan budaya, dan kolaborasi antar lembaga untuk menjaga identitas nasional di era digital.

1. Bagaimana efektivitas platform digital dalam meningkatkan kesadaran nasional Generasi Z melalui konten edukatif? 2. Apa peran kegiatan budaya lokal dalam memperkuat identitas nasional di kalangan Generasi Z? 3. Bagaimana kurikulum pendidikan dapat diadaptasi untuk meningkatkan pemahaman sejarah dan ideologi bangsa secara kritis?.

  1. Teachers' Perceptions of the Kahoot Use in Learning of Pancasila and Citizenship Education (PPKN)... doi.org/10.30762/sittah.v5i1.2700Teachers Perceptions of the Kahoot Use in Learning of Pancasila and Citizenship Education PPKN doi 10 30762 sittah v5i1 2700
  2. Pengembangan Bahan Ajar Media Kahoot Untuk Pembelajaran PPKN Materi Keberagaman Kelas IV Sekolah Dasar... doi.org/10.55606/jubpi.v1i4.2018Pengembangan Bahan Ajar Media Kahoot Untuk Pembelajaran PPKN Materi Keberagaman Kelas IV Sekolah Dasar doi 10 55606 jubpi v1i4 2018
  3. View of Transformation of national identity in the context of globalization. view national identity context history-philosophy-vestnik.buketov.edu.kz/index.php/history-philosophy-vestnik/article/view/955/692View of Transformation of national identity in the context of globalization view national identity context history philosophy vestnik buketov edu kz index php history philosophy vestnik article view 955 692
  4. Project MUSE -- Verification required!. project muse verification required order better serve keep site... doi.org/10.1353/csj.2017.0008Project MUSE Verification required project muse verification required order better serve keep site doi 10 1353 csj 2017 0008
Read online
File size108.92 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test