UMPRUMPR
Anterior JurnalAnterior JurnalSistem perladangan masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah bukan sekadar aktivitas pertanian, tetapi juga bagian dari sistem sosiokultural yang diwariskan secara turun‑turun. Praktik ini mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam serta memiliki nilai ekonomi, sosial, dan budaya yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perladangan sebagai sistem sosiokultural, menjelaskan tantangan yang dihadapi masyarakat Dayak dalam mempertahankan praktik ini, serta mengidentifikasi strategi adaptasi yang mereka lakukan agar tetap bertahan dalam kondisi yang terus berubah. Metode kualitatif etnografi dengan observasi partisipatif dan wawancara mendalam menunjukkan bahwa perladangan Dayak berfungsi sebagai mata pencaharian sekaligus simbol identitas budaya, melibatkan ritual adat, sistem gotong‑royong (handep), dan keyakinan terhadap roh penjaga hutan. Namun, praktik perladangan tradisional menghadapi tantangan seperti larangan pembakaran lahan, alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit, dan berkurangnya minat generasi muda. Untuk bertahan, masyarakat Dayak mengembangkan strategi adaptasi berupa modifikasi teknik perladangan, diversifikasi mata pencaharian, perlawanan hukum dan advokasi hak tanah, serta penguatan komunitas dan jaringan sosial.
Perladangan tradisional masyarakat Dayak Kalimantan Tengah merupakan sistem sosiokultural kompleks yang memadukan nilai ekologis, sosial, dan budaya.Praktik ini tidak hanya berfungsi sebagai mata pencaharian, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya melalui ritual adat, gotong‑royong, dan kepercayaan terhadap roh alam.Meskipun menghadapi tantangan kebijakan pembatalan pembakaran lahan, alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit, serta hilangnya minat generasi muda, masyarakat Dayak berhasil beradaptasi melalui strategi seperti modifikasi teknik perladangan, diversifikasi mata pencaharian, advokasi hak tanah, dan penguatan jaringan sosial agar sistem perladangan tetap lestari.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana praktik perladangan tradisional dapat disesuaikan dengan teknologi agroekologi modern untuk meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kearifan lokal, menilai dampak jangka panjang kebijakan pembatasan pembakaran lahan terhadap sustinabilitas ekonomi Dayak, serta mengkaji model partisipasi komunitas dalam pengelolaan hak tanah adat agar dapat diterapkan di daerah-daerah lain dengan ketiga faktor tersebut.
| File size | 192.03 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPRUMPR 1) Variabel Jumlah Penduduk (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kesempatan Kerja di Kalimantan Tengah selama kurun waktu 2014-2023. 2) Variabel1) Variabel Jumlah Penduduk (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kesempatan Kerja di Kalimantan Tengah selama kurun waktu 2014-2023. 2) Variabel
UMPRUMPR Metode yang digunakan dalam menganalisis adalah dengan metode semiotik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan humanistic relevan diterapkan dalamMetode yang digunakan dalam menganalisis adalah dengan metode semiotik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan humanistic relevan diterapkan dalam
UMPRUMPR Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh pemanfaatan perpustakaanPengambilan sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh pemanfaatan perpustakaan
UMPRUMPR Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) orang tua berperan dalam munculnya perilaku self harm melalui kekerasan fisik yang dilakukan terhadap subjek (A,Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) orang tua berperan dalam munculnya perilaku self harm melalui kekerasan fisik yang dilakukan terhadap subjek (A,
UMPRUMPR di SDN 1 Tambang Ulang meneliti bagaimana guru mengaplikasikan unsur inti cerita—seperti alur, penokohan, dan latar—untuk membantu siswa menginternalisasidi SDN 1 Tambang Ulang meneliti bagaimana guru mengaplikasikan unsur inti cerita—seperti alur, penokohan, dan latar—untuk membantu siswa menginternalisasi
UMPRUMPR Nilai-nilai tersebut meliputi norma terhadap diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan Tuhan, yang secara berkelanjutan ditransfer dari generasi ke generasi.Nilai-nilai tersebut meliputi norma terhadap diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan Tuhan, yang secara berkelanjutan ditransfer dari generasi ke generasi.
UMPRUMPR Namun, aksi tersebut sering kali berpotensi menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum, terutama jika berubah menjadi kerusuhan atau tindakan anarkis.Namun, aksi tersebut sering kali berpotensi menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum, terutama jika berubah menjadi kerusuhan atau tindakan anarkis.
UMPRUMPR Pengetahuan kewirausahaan memiliki pengaruh terhadap minat berwirausaha peserta didik. Lingkungan keluarga juga berpengaruh terhadap minat berwirausaha.Pengetahuan kewirausahaan memiliki pengaruh terhadap minat berwirausaha peserta didik. Lingkungan keluarga juga berpengaruh terhadap minat berwirausaha.
Useful /
UMPRUMPR Untuk itu sangat penting menanamkan karakter toleransi keberagaman pada siswa di sekolah dasar sebagai bekal untuk hidup dalam lingkungan sosial yang beragamanUntuk itu sangat penting menanamkan karakter toleransi keberagaman pada siswa di sekolah dasar sebagai bekal untuk hidup dalam lingkungan sosial yang beragaman
UMPRUMPR Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30% pondok pesantren masih menggunakan konsep salaf dan 70% sudah menggunakan konsep modern kombinasi. Beberapa pondokHasil penelitian menunjukkan bahwa 30% pondok pesantren masih menggunakan konsep salaf dan 70% sudah menggunakan konsep modern kombinasi. Beberapa pondok
UMPRUMPR Kesadaran nasional merupakan elemen penting dalam membentuk identitas dan integritas suatu bangsa. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembanganKesadaran nasional merupakan elemen penting dalam membentuk identitas dan integritas suatu bangsa. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan
UMPRUMPR Hasilnya menunjukkan bahwa Dekranasda, lembaga keuangan, pelaku UMKM, dan Dinas Perdagangan berperan strategis, sementara WWF menjaga aspek lingkungan.Hasilnya menunjukkan bahwa Dekranasda, lembaga keuangan, pelaku UMKM, dan Dinas Perdagangan berperan strategis, sementara WWF menjaga aspek lingkungan.