UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Pada masa sekarang sangat sulit untuk melepas keberadaan teknologi dalam kehidupan manusia. Salah satu bentuk nyata dari kemajuan teknologi adalah internet. Hal ini juga mempengaruhi dalam kehidupan seksual para penggunannya. Salah satu fenomena sosial yang menyerang moral para pengguna internet adalah Video Call Sex (VCS). Permasalahan muncul ketika aktifitas ini tidak lagi menjadi sesuatu yang seharusnya bersifat privasi namun disebarluaskan ke publik melalui media sosial. Rekaman yang dijadikan koleksi pribadi tersebut kemudian berubah menjadi ancaman bahkan alat untuk melakukan pemerasan. UU ITE diharapkan menjadi yang dapat mengatasi masalah pemerasan dengan ancaman penyebaran konten Video Call Sex (VCS). Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana implementasi UU ITE dalam penyelesaian masalah pemerasan dengan ancaman penyebaran konten Video Call Sex (VCS) di media sosial di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data didapatkan dengan teknik observasi dan wawancara, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Validasi penelitian melalui uji kredibilitas dengan teknik triangulasi sumber.

Implementasi UU ITE berhasil mengatasi pemerasan dan ancaman penyebaran konten Video Call Sex (VCS).Hasil penelitian menunjukkan adanya efek jera, pengurangan kasus, dan rasa aman bagi pengguna media sosial.VCS merupakan ranah privasi yang sulit diberantas, namun pemerasan dan ancaman merupakan tindak kriminal yang harus dihentikan.Terus memaksimalkan kebijakan UU ITE merupakan langkah awal bagi kita semua untuk mencapai lingkungan masyarakat yang aman.

Penelitian selanjutnya dapat menanyakan pertanyaan penelitian: (1) Bagaimana persepsi pengguna media sosial terhadap efektivitas UU ITE dalam mencegah pemerasan melalui VCS di wilayah lain selain Palangka Raya? (2) Apa saja kendala teknis dan sosial yang mempengaruhi implementasi UU ITE di kalangan aparat penegak hukum, dan bagaimana solusi potensialnya? (3) Bagaimana pengaruh program edukasi seputar VCS dan UU ITE terhadap perubahan perilaku para pengguna, terutama generasi muda, dalam konteks pencegahan pemerasan? Melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian serupa dapat memperdalam pemahaman tentang penerapan hukum dan perubahan perilaku di era digital, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah dan efektif.

Read online
File size110.72 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test