UNIMUSUNIMUS
Jurnal Pengabdian Masyarakat KebidananJurnal Pengabdian Masyarakat KebidananMenyusui adalah cara memenuhi kebutuhan nutrisi bayi baru lahir dan cara terbaik untuk memberikan perhatian pada awal kehidupan seorang anak dengan perhatian sederhana, cerdas, dan terjangkau yang membawa manfaat besar bagi perkembangan dan pertumbuhan anak. ASI berperan dalam perkembangan kognitif, sensorik, motorik, dan memberikan perlindungan terhadap infeksi dan penyakit kronis. Data dari Puskesmas Rowosari menyebutkan bahwa pada tahun 2019 ada 2602 bayi berusia 0-6 bulan, bayi yang menerima ASI eksklusif hingga usia 4 bulan hanya 0,49%, dan yang menerima ASI eksklusif hingga usia 6 bulan hanya 0,018%. Hasil studi pendahuluan menunjukkan masih ada ibu yang tidak memberikan ASI secara eksklusif, dan masih ada anggapan bahwa kolostrum adalah susu basi yang harus dibuang. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang menyusui dengan melibatkan kader sebagai orang terdekat yang akan memberikan pendampingan pada ibu menyusui.
Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemberian edukasi laktasi dan pendampingan menyusui meningkatkan pengetahuan ibu tentang menyusui, sikap ibu tentang menyusui, hubungan kasih sayang ibu dan bayi, serta keyakinan diri ibu untuk menyusui.
Untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif, diperlukan solusi strategis dengan mengoptimalkan keterlibatan elemen masyarakat, seperti pembentukan kader pendamping ibu menyusui. Penelitian ini menunjukkan bahwa kelas laktasi online dapat mendukung peningkatan pengetahuan dan kemauan ibu dalam proses menyusui. Selain itu, penting untuk memperkuat pendampingan dan dukungan keluarga pada ibu yang sedang menyusui. Dukungan berkelanjutan untuk keluarga dapat menjadi strategi untuk meningkatkan inisiasi dan durasi menyusui melalui pelatihan, pendidikan keluarga, dan pelatihan tenaga kesehatan dalam mendukung kegiatan promotif dan preventif. Intervensi multilevel juga dapat mengurangi hambatan pasca persalinan dan meningkatkan pemulihan ibu. Pendidikan dan intervensi suportif yang disertai dengan edukasi tatap muka dapat meningkatkan pemberian ASI dan kesehatan ibu dan bayi, serta mengurangi kejadian pembengkakan payudara.
| File size | 665.34 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UKIPUKIP Untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan digunakan metode pengumpulan survey dengan mengirimkan angket kuisioner, pengamatan, serta dokumentasi dari hasilUntuk mengumpulkan data yang dibutuhkan digunakan metode pengumpulan survey dengan mengirimkan angket kuisioner, pengamatan, serta dokumentasi dari hasil
ILININSTITUTEILININSTITUTE Ada peningkatan pengetahuan pencegahan hipertensi kehamilan dan gizi seimbang ibu hamil serta sikap positif dalam pencegahan komplikasi hipertensi kehamilan.Ada peningkatan pengetahuan pencegahan hipertensi kehamilan dan gizi seimbang ibu hamil serta sikap positif dalam pencegahan komplikasi hipertensi kehamilan.
UHTUHT Kondisi stunting dapat mengganggu perkembangan fisik dan fungsi kognitif hingga meningkatkan risiko kematian. Riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) menjadiKondisi stunting dapat mengganggu perkembangan fisik dan fungsi kognitif hingga meningkatkan risiko kematian. Riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) menjadi
STIKESEUBSTIKESEUB Kejadian KEK dan anemia pada kehamilan, BBLR, serta riwayat pemberian ASI eksklusif memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting pada balita.Kejadian KEK dan anemia pada kehamilan, BBLR, serta riwayat pemberian ASI eksklusif memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting pada balita.
ILININSTITUTEILININSTITUTE Program pendampingan berbasis sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang gizi remaja, termasuk anemia dan pencegahannya,Program pendampingan berbasis sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang gizi remaja, termasuk anemia dan pencegahannya,
JURNALBIKESJURNALBIKES Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling, didapatkan sampel penelitian 26 responden dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. PerbedaanPengambilan sampel dengan cara purposive sampling, didapatkan sampel penelitian 26 responden dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Perbedaan
BORNEORECBORNEOREC Penyuluhan difokuskan pada edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, ASI eksklusif, MPASI, dan suplemen bagi ibu hamil serta balita. Poster edukatif dipasangPenyuluhan difokuskan pada edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, ASI eksklusif, MPASI, dan suplemen bagi ibu hamil serta balita. Poster edukatif dipasang
FIKES UMWFIKES UMW Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan antara pola asuh dengan kejadian gizi kurang pada balita, ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadianHasil uji statistik menunjukan ada hubungan antara pola asuh dengan kejadian gizi kurang pada balita, ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian
Useful /
UKIPUKIP Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM mencakup pengetahuan teknis, keterampilan manajerial, kemampuan komunikasi, pengalaman kerja, analisis,Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM mencakup pengetahuan teknis, keterampilan manajerial, kemampuan komunikasi, pengalaman kerja, analisis,
JURNALBIKESJURNALBIKES Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian teh daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) secara signifikan efektif dalam menurunkanBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian teh daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) secara signifikan efektif dalam menurunkan
JURNALBIKESJURNALBIKES Stres kerja yang ringan cenderung meningkatkan kinerja perawat, memungkinkan mereka untuk fokus pada tugas dan memberikan pelayanan yang lebih optimal.Stres kerja yang ringan cenderung meningkatkan kinerja perawat, memungkinkan mereka untuk fokus pada tugas dan memberikan pelayanan yang lebih optimal.
JURNALBIKESJURNALBIKES Perkembangan motorik halus pada anak usia dini sangat penting sebagai dasar keterampilan fungsional anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untukPerkembangan motorik halus pada anak usia dini sangat penting sebagai dasar keterampilan fungsional anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk