JURNALBIKESJURNALBIKES

JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)

Perkembangan motorik halus pada anak usia dini sangat penting sebagai dasar keterampilan fungsional anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menganyam terhadap motorik halus pada anak PAUD di KB Darul Falah, Desa Karangbendo, Lumajang. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design two group pretest-posttest dengan pemberian intervensi kegiatan menganyam selama 10 hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) sebanyak 10 anak (33,3%), Mulai Berkembang (MB) 14 anak (46,7%), dan Sesuai Harapan (BSH) 6 anak (20%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan dengan 66,7% anak mencapai kategori Sangat Baik (BSB). Kegiatan menganyam terbukti efektif sebagai metode stimulasi motorik halus pada anak PAUD.

Hasil penelitian secara meyakinkan membuktikan bahwa kegiatan menganyam memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini.Analisis statistik dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan hasil yang sangat signifikan (Z = -5,108.p = 0,000), mengonfirmasi peningkatan kemampuan motorik halus setelah intervensi menganyam.Secara keseluruhan, kegiatan menganyam merupakan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas kegiatan menganyam dengan variasi bahan dan teknik anyaman yang berbeda untuk melihat pengaruhnya terhadap perkembangan motorik halus anak PAUD. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan orang tua dalam proses kegiatan menganyam untuk mengetahui pengaruhnya terhadap interaksi orang tua dan anak serta perkembangan motorik halus anak secara lebih komprehensif. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh kegiatan menganyam terhadap aspek perkembangan lain seperti kreativitas, konsentrasi, dan kemampuan sosial emosional anak PAUD, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih holistik mengenai manfaat kegiatan menganyam bagi perkembangan anak usia dini. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan program stimulasi motorik halus yang lebih efektif dan terintegrasi di lingkungan PAUD.

Read online
File size303.72 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test